280 ASN Mangkir Itu Pukulan Keras Bagi Pemkab Mimika

Bagikan Bagikan
Johannes Rettob,S.Sos,MM (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM mengatakan 280 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mimika yang mangkir dari tugasnya hingga bertahun-tahun itu merupakan pukulan Keras bagi Pemerintah Kabupaten Mimika.

"Yang menjadi masalah sekarang bukan saja soal pemanggilan bagi mereka yang selama ini mangkir dari tugasnya, tetapi ini masukan bagian kami (Pimpinan) juga kepala OPD untuk mendata pegawai di setiap OPD dengan baik dan benar," tutur Wabup John, Kamis (22/4/2021).

Wabup John mengungkapkan, banyak sekali alasan yang diberikan dari setiap ASN yang telah memenuhi panggilan pemerintah. Ada yang memang karena sakit, ada yang sudah pindah kerja dan ada yang sudah minta pensiun dini tapi tidak direspon oleh Dinas teknis. Ada mereka yang memberikan alasan karena tidak ada tempat bagi mereka meskipun memegang jabatan, dan tidak pernah ada aktivitas sehingga mereka memilih di rumah saja.

Dengan adanya panggilan tersebut, sebagian ASN mengaku bersyukur karena masih dianggap pemerintah Kabupaten Mimika, sebab selama ini tidak ada yang peduli karena tidak ada aktivitas atau tanggungjawab yang diberikan kepada mereka.

"Mereka berterimakasih karena sudah dipanggil, selama ini tidak dianggap pemerintah, tapi memang ada yang kepala batu, dan bagi mereka yang melawan serta tidak memenuhi panggilan hingga panggilan ketiga maka pemerintah akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Namun begitu, Pemerintah masih memberikan toleran kepada ASN yang mangkir, karena Pemkab tidak ingin ada yang sampai dipecat. Sehingga ia berharap ASN yang selama ini mangkir dari tugasnya dapat memberikan klarifikasi kepada pemerintah.

Dia menambahkan, Pemkab berkomitmen untuk memperbaiki semua sistem kepegawaian di  Kabupaten Mimika, dan akan akan melakukan pembenahan ulang hingga di tingkat Distrik, sebab banyak pula pegawai Distrik yang tidak pernah melaksanakan tugasnya bahkan Kepala Distrik juga tidak pernah berada di tempat.

"Kita benahi kedisiplinan ASN baik ada di kota dan pedalaman," tutupnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar