Anggota DPRD Mimika: Kita Ini Seperti Pengemis!

Bagikan Bagikan
Komisi C DPRD Mimika saat Kunker ke Kantor Bappeda Mimika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika mengeluhkan pokok pikiran (Pokir) yang merupakan usulan langsung dari masyarakat tidak diakomodir pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Sebagaimana disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Mimika, Saleh Alhamid ketika bersama rombongan komisi C melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika pada Rabu (14/4/2021).

Saleh menyayangkan Pokir yang merupakan usulan masyarakat tidak diakomodir, seharusnya usulan masyarakat yang harus diperhatikan.

Ia meminta kepada pemerintah, untuk dapat memberikan alasan yang jelas kepada anggota DPRD ketika Pokir tersebut tidak diakomodir.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan surat resmi kepada DPRD ketika Pokir tersebut tidak bisa dikerjakan.

"Selama ini tidak pernah ada surat kepada kami yang punya Pokir. Kami juga tidak mengetahui apakah Pokir itu dilaksanakan atau tidak. Setiap tahun kami yang punya Pokir selalu mengemis ke OPD, kita ini seperti pengemis," ungkap Saleh.

Ia meminta agar ada keterbukaan antara eksekutif dan legislatif.

Hal tersebut juga disampaikan ketua Komisi C DPRD Mimika, Elminus B. Mom. Mantan Ketua DPRD Mimika itu meminta pemerintah dapat memperhatikan Pokir DPRD karena hal tersebut merupakan suara masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling menjelaskan, di tahun 2021 banyak pokok pikiran yang masuk dengan nilai yang begitu besar.

"Kita tidak bisa mengakomodir semua Pokir DPRD, sebab kita juga melihat dari kemampuan anggaran kita," ujarnya.

Namun Yohana berharap hal ini dapat menjadi perhatian kita semua untuk melihat perhatian antara legislatif dan eksekutif dalam melihat apa yang menjadi prioritas pembangunan yang disesuaikan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar