Bayar Tenaga Honorer Dianggap Membebani APBD, Pemkab Mimika Dilema

Bagikan Bagikan
Tenaga honorer di Mimika (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Jumlah tenaga honorer di Kabupaten Mimika Provinsi Papua mencapai 3.975. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Mimika, Yohana Paliling mengatakan Pemkab Mimika kucurkan dana sebesar Rp 147 Miliar di tahun 2021 untuk membayar tenaga honorer.

Jumlah ini dianggap membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Mimika setiap tahunnya.

Yohana pada Rabu (14/4/2021) menjelaskan, mekanisme pembayaran tenaga honorer berdasarkan tingkat pendidikan, itu sudah termasuk uang makan.

Pemerintah berinisiatif untuk mengurangi tenaga honorer di Mimika, namun pemerintah harus bijak dalam mengambil langkah.

"Pemerintah betul dilema, apakah kita mau kurangi atau kita main tambah. Di satu sisi kita juga dapat warning dari BPK terkait jumlah tenaga honorer yang mencapai 3.975," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mengurangi tenaga honorer, Bupati Mimika telah meminta kepada pemerintah pusat untuk menambah kuota pengangkatan CPNS bagi Kabupaten Mimika, lain dari kuota 20 ribu kepada Pemerintah Daerah Provinsi Papua.

Sementara itu pembayaran gaji bagi pegawai negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemkab Mimika juga terbilang besar.

"Jumlah PNS kita di Pemkab kurang lebih 4.000, dan untuk membayar jumlah PNS yang begitu banyak setiap tahun Pemkab kucurkan dana sebesar Rp 1,2 Triliun," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar