Dahulukan Langkah Persuasif, Pemkab Mimika Belum Blokir Gaji ASN yang Mangkir

Bagikan Bagikan
Lukas Lulilasan (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Lukas Lulilasan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika belum melakukan pemblokiran gaji terhadap 280 aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini mangkir dari tugasnya.

Kepada wartawan, Lukas mengatakan, ada prosedur terkait pemblokiran gaji terhadap 280 ASN di lingkup Pemkab Mimika yang mangkir dari tugasnya. Tim akan mengupayakan secara persuasif dengan melakukan pemanggilan terlebih dahulu kepada mereka untuk memberikan klarifikasi mengapa tidak pernah melaksanakan tugasnya dan akan dituangkan dalam berita acara.

"Jika pemanggilan secara lisan tidak direspon maka tim akan melakukan pemanggilan secara tertulis. Ketika upaya persuasif tidak bisa, maka jalan terakhirnya adalah pemblokiran gaji," ujarnya.

Dia mengaku, dari upaya persuasif tersisa 130 orang yang belum memberikan klarifikasi mengapa dan alasan apa mangkir dari tugasnya.

"Ada 130 yang belum ada klarifikasi, dan tim telah melakukan pemanggilan secara tertulis," paparnya.

Dia menambahkan, sejauh ini Gaji serta uang makan masih dibayarkan sampai ada klarifikasi dari yang bersangkutan.

"Kami BPKAD hanya proses sesuai dengan hasil yang diajukan oleh OPD, karena masalah hak mereka itu yang tahu jelas adalah OPD, karena mereka yang punya absensi tersebut dan OPD yang lebih tahu jelas kinerja pegawai tersebut," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar