Jenazah Dua Guru Korban Penembakan di Beoga Tiba di Timika, Disambut Isak Tangis Keluarga

Bagikan Bagikan

Dua jenazah saat tiba di RSUD Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Jenazah Yonatan Renden dan Octavianus Roya yang menjadi korban penembakan KKB di Distrik Beoga Kabupaten Puncak tiba di Timika.

Pantauan Salam Papua, jenazah dua korban tak bersalah atas aksi KKB ini tiba di Terminal Bandara UPBU Mozes Kilangin menggunakan pesawat perintis sekitar pukul 12.40 WIT, Sabtu (10/4/2021), dan disambut Isak tangis keluarga dan ratusan warga asal Toraja lainnya. Jenazah keduanya langsung dihantarkan ke ruang jenazah RSUD Mimika.

Yonatan Renden merupakan tenaga pendidik honorer yang telah mengabdi selama dua tahun di SMPN I Julukpma distrik Beoga menjadi korban penembakan tanggal 9 April. Sedangkan Octavianus Roya merupakan  tenaga pendidik honorer yang telah mengabdi  di SD Inpres Kemalbet Jambul dan menjadi korban penembakan tanggal 8 April.

Saat ini belum ada kepastian apakah dua jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja Sulawesi Selatan, lantaran hal itu harus disepakati bersama keluarga dan kerukunan Toraja yang ada di Timika termasuk yang di Toraja.

“Kita belum bisa pastikan bahwa dua jenazah ini diberangkatkan ke kampungnya atau tidak, karena itu harus ada kesepakatan bersama, baik keluarga yang di Timika maupun yang di Toraja,” ungkap Tokoh Masyarakat Toraja di Timika, Daud Bunga saat mengantar jenazah  Yonatan Renden dan Octavianus Roya di ruang jenazah RSUD Mimika, Sabtu (10/4/2021).

Daud mengaku sangat mengutuk peristiwa yang merenggut nyawa dua guru honorer ini. Menurut dia, orang Toraja merantau dengan tujuan mulia yaitu mengajar anak-anak bangsa dan selalu tekun dalam menjalankan profesinya sebagai guru.

Iapun berharap agar aparat keamanan menangkap pelaku penembakan dan dihukum sesuai perbuatannya yang menghilangkan nyawa sesama manusia.

“Terus terang saya sangat mengutuk keras atas kejadian ini. Dua guru ini sangat loyal dan tekun mengajar anak-anak yang ada di Beoga, tapi kenapa para pelaku tega menembaknya,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar