Kangkung, Ikan Mujair, dan Cabe Penyebab Inflasi di Mimika

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Kabupaten Mimika merupakan salah satu Kabupaten dengan inflasi (Kenaikan harga) tertinggi di Papua saat ini.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob pada Jumat (23/4/2021) mengatakan, saat ini inflasi di Mimika merupakan yang tertinggi di Papua, selain Jayapura dan Merauke.

"Inflasi di Kabupaten Mimika pernah mencapai 4 persen selama masa covid-19 kemarin, tapi syukur sekarang sudah turun di 2 persen tetapi masih yang tertinggi di Papua," ungkap Wabup John.

Dia mengatakan, komoditi yang menyebabkan inflasi di Mimika adalah cabe merah, kangkung, kentang, ikan mujair, dan bawang merah.

Beberapa komoditi yang menyebabkan inflasi di Mimika itu karena dominan masih didatangkan dari luar daerah.

"Tugas Pemerintah Kabupaten Mimika adalah berusaha untuk menurunkan tingkat inflasi serendah mungkin. Caranya adalah dengan memberdayakan petani lokal, sehingga kita tidak impor dari luar. Bila perlu, dilakukan gerakan tanam cabe, kangkung, dan komoditi lainnya," ujarnya.

Kata John, pemberdayaan masyarakat yang baik juga akan memberikan manfaat kepada Kabupaten Mimika.

Ia menambahkan, Pemerintah juga akan mengaktifkan kembali Tim Inflasi Daerah sehingga bisa membantu untuk menurunkan inflasi di Mimika.

"Tim pengendali inflasi ini sudah dibentuk sejak tahun 2018, namun belum efektif. Memang mereka kerja tapi mungkin mereka belum menemukan formulanya. Bagaimana juga kita mau menurunkan angka itu kalau datanya saja tidak ketahui," terangnya.

Disamping itu, ada beberapa komoditi asli dari Mimika yang berhasil di kirim ke luar daerah hingga mancanegara seperti, telur, ikan, udang dan karaka (kepiting). (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar