Kasus Pengeroyokan Tukang Pangkas Rambut di Timika Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Tebus Rp 60 Juta

Bagikan Bagikan

Iptu Lexi Mediyanto (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Kasus pengeroyokan terhadap Sugiono yang bekerja sebagai tukang pangkas rambut di jalan Hasanudin Timika tanggal 3 April lalu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Meski diselesaikan secara kekeluargaan, tiga orang pelaku pengeroyokan juga menebus sebesar Rp 60 juta sebagai ganti rugi perawatan korban selama di RSUD Mimika atas luka yang dialami di bagian wajah, pelopak mata dan bagian tubuh lainnya.

“Masalah itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sudah lakukan mediasi beberapa waktu lalu dan dalam mediasi itu sudah disepakati ketiga pelaku menebus Rp 60 juta, tetapi yang sudah dibayarkan baru Rp 30 juta dengan jaminan motor Revo. Perjanjiannya setelah tiga bulan usai mediasi yang Rp 30 juta itu akan dibayar. Nah kalau sudah dibayar, maka motor Revo akan dikembalikan oleh korban ke pelaku,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Miru, Iptu Lexi Medyanto,SH, Kamis (29/4/2021).

Sebelumnya diberitakan tanggal 8 April lalu bahwa lantaran tidak dikasih uang, tiga orang yang diduga dalam kondisi mabuk Miras telah menganiaya seorang warga bernama Sugiona hingga babak belur dan mengakibatkan mata kirinya tidak dapat melihat.

Korban sempat lari ke kios tetangga untuk menyelamatkan diri, tetapi tiga pelaku mengikutinya dan melanjutkan pengeroyokan. Atas pertolongan warga setempat, korban dilarikan ke RSUD Mimika guna mendapatkan perawatan medis atas luka di bagian bawah pelopak mata kiri dan luka lebam di bagian  pundak dan pipi. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar