Kelurahan Kebun Sirih Timika Diberi Waktu 3 Bulan Harus Bebas Sampah

Bagikan Bagikan
Foto bersama Wabup Mimika, Johannes Rettob, Kadis DLH, Limi Mokodompit, Kadis Satpol-PP, Paulus Dumais, dan perwakilan RT di wilayah kelurahan Kebun Sirih Timika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2012, tentang Pengelolaan Sampah, dan sebagai tindaklanjut dari Instruksi Bupati Mimika Nomor 6 Tahun 2021, tentang Kebersihan Lingkungan di Kabupaten Mimika.

Sosialisasi dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada ketua RT dan masyarakat yang berada di wilayah kelurahan Kebun Sirih Distrik Mimika Baru. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Bobaigo Jalan Cendrawasih, Senin (19/4/2021).

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM yang membuka kegiatan sosialisasi itu menyebutkan bahwa wilayah kelurahan Kebun Sirih merupakan wajah kota Timika, sehingga Kebun Sirih harus selalu bersih dari sampah, apalagi tahun ini Mimika menjadi tuan rumah bagi dua event besar yakni PON dan Pesparawi. Kota Timika harus bersih sehingga memberikan kesan yang baik kepada peserta yang akan mengikuti pelaksanaan dua event besar yang akan diselenggarakan di Timika.

Wabup John juga memberikan target 3 bulan kepada kelurahan Kebun Sirih harus bebas sampah.

"Sampah- sampah yang ada di Kebun Sirih terlalu banyak, kita sudah ada Perda tentang pengelolaan sampah tapi tidak pernah ditindaklanjuti oleh masyarakat dan tidak pernah ada ketegasan dari RT, Lurah dan Distrik. Bahkan Perda ini sudah lama, namun sejak itu penanganan sampah oleh masyarakat tidak dilaksanakan dengan baik. Sampah dibuang begitu saja, tidak pernah dibuang pada tempat pembuangan sampah (TPS)," ujar John.

Ia mengatakan, setiap ada banjir di wilayah kota, masyarakat selalu menyalahkan pemerintah, namun masyarakat tidak pernah sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

Dirinya bahkan menyoroti median jalan sepanjang jalan Ahmad Yani menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat, dan tidak pernah ditegur atau ada gerakan dari ketua RT dan Lurah setempat.

Setelah adanya sosialisasi Perda tentang pengeloaan sampah, Wabup John, memerintahkan Dinas Satpol-PP untuk tindakan tegas setiap masyarakat yang  membuang sampah sembarangan dan tidak pernah membuang sampah pada waktunya.

Ia berharap Kelurahan Kebun Sirih menjadi pilot project untuk kebersihan lingkungan dan bebas sampah bagi masyarakat di wilayah lain.

"Mulailah dari hati dan bekerja memang untuk melayani masyarakat. Lurah dan setiap RT harus mengkoordinir masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Harus ada ketegasan dari RT dan Lurah sehingga masyarakat mengikuti dan melaksanakan peraturan daerah itu dengan baik," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar