Ketua RT di Timika Dipukul Seorang Perempuan Mantan RT, Warga Ajukan Mosi Tidak Percaya

Bagikan Bagikan
Selvianus Yowe saat mendatangi Polsek Miru (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Warga RT 01 Kelurahan Sempan mengajukan mosi tidak percaya kepada Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, karena melantik Ketua RT yang ditunjuk bukan atas pilihan warga.

Mosi tidak percaya itu ditandatangani 53 orang perwakilan dari 53 Kepala Keluarga saat pertemuan dengar pendapat antar warga dan mantan Ketua RT 1 Oktovina Marani di kediaman mantan ketua RT tersebut, Rabu sore (7/4/2021).

Yusuf Sorontou, warga RT 01 usai pertemuan itu mengatakan, ia bersama warga lainnya di RT sepakat mangajukan mosi tidak percaya, karena tidak terima dengan keberadaan ketua RT 01 yang tidak pernah mereka pilih.

"Yang kami tahu selama ini ketua RT kami Ibu Oktovina Marani. Ini ketua RT yg kami pilih. Kami mau ketua RT dari hasil pemilihan bukan penunjukan," ungkapnya.

Yunus Manenani, yang juga sebagai warga RT 01 merasa heran karena tidak ada pemilihan tapi tiba-tiba ada pelantikan ketua RT.

"Kami jadi bingung, kami pilih yang lain, lain lagi yang pimpin kami. Kami merasa tidak pernah memilih Ketua RT baru ini jadi kami warga memutuskan mengajukan mosi tidak percaya," ujarnya.

Warga RT 01 Kelurahan Sempan saat pertemuan dengar pendapat (Foto:SAPA/Yosefina)

Sementara itu, mantan Ketua RT01 mengaku tidak puas dengan dilantiknya Ketua RT yang baru, bukan karena ia ingin mempertahankan jabatan itu tapi karena sama sekali tidak ada penyampaian.

"Kami macam tidak punya harga diri, tidak pernah ada pemberitahuan mau pergantian begitu tiba-tiba sudah dilantik ketua RT yang baru. Warga juga jadinya bingung," ujar Oktovina yang menjadi ketua RT selama 2 tahun 6 bulan itu.

Hal yang sama juga dikeluhkan mantan Ketua RT 13, Theresia Volatvindu, yang sudah 9 tahun menjadi Ketua RT, dan mantan Ketua RT 15, Barbalina C.H. Sahertian yang sudah 24 tahun menjadi ketua RT, namun diganti tanpa pemberitahuan sebelumnya sama sekali.

Besok harinya setelah pertemuan dengar pendapat antar warga itu, tepatnya sekitar jam 09.00 WIT, Kamis (8/4/2021), saat Selvianus selaku Ketua RT I Kelurahan Sempan yang menghadiri kegiatan di Kelurahan mengingat adanya undangan bagi semua RT dalam rangka kerja bakti. Saat rapat, posisi Selvianus berhadapan dengan Ibu Lurah selaku pimpinan rapat dan seketika itu datang OM, yang merupakan mantan RT I Kelurahan Sempan, yang hendak menyerahkan dokumen namun langsung  memukul dan mengenai dada Selvianus.

“Saya RT pengganti OM yang dilantik berdasarkan SK Bupati. Kemungkinan dia tidak puas karena diganti. Saya tidak persoalkan dia memukul saya, tapi karena dia juga pernah ancam saya secara lisan, sehingga saya berharap bisa dimediasi pihak kepolisan,” ujarnya kepada petugas jaga Polsek Miru.

Dijelaskan bahwa OM melakukan pemukulan dengan alasan karena Selvianus tidak menghadiri pertemuan sebelumnya, yang mana Selvianus mengaku berhalangan lantaran ada urusan keluarga di SP2.

“dan saat menghadiri pertemuan tersebut dia melampiaskannya,” ungkap Selvianus.

Atas pengaduan ini, petugas jaga Polsek Miru mengarahkan agar Selvianus membuat laporan ke Polres Mimika. (YOSEFINA/Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar