Lemasko Siap Polisikan Yohanes Kemong

Bagikan Bagikan
Para pengurus Lemasko saat hadir dalam jumpa pers (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) – Tidak terima dengan pernyataan yang telah beredar di media sosial, Lembaga Musyawarah Adat Masyarakat Kamoro (Lemasko) siap polisikan Yohanes Kemong.

Lemasko menilai nyiyiran Yohanes Kemong yang beredar melalui Medsos tersebut tidak berdasarkan aturan.

Hal demikian disampaikan Ketua Lemasko, Gregorius Okoare didampingi para pengurus Lemasko dalam jumpa pers, Rabu malam (7/4/2021).

Menurut Gery, pernyataan Yohanes Kemong yang tersebar melalui medsos tersebut merupakan bagian dari provokasi, lantaran pernyataan yang dikeluarkan tersebut mengatasnamakan organisasi OKIA dengan menyeret nama besar Lemasko dan Lemasa.

Dia menyampaikan bahwa dalam beberapa kali video yang beredar dengan nyinyiran Yohanes Kemong selalu mengatasnamakan OKIA. Dia pun mempertanyakan status Yohanes Kemong dalam kepengurusan OKIA.

“Kami mau tegaskan bahwa ada ketua dan wakil ketua OKIA, Raimondus Kalanangame sebagai ketua dan Antonius Tapipea sebagai wakil ketua OKIA. Kami akan laporkan hal ini kepada pihak keamanan dalam hal ini Polda Papua melalui Polres Mimika. Kami akan duduk bersama dengan Lemasa untuk sama-sama laporkan ini kepada Polda Papua. Ini adalah sebuah provokasi yang selalu bikin kisruh,” ungkap Gery.

Ia menambahkan jika tidak ada etikat baik atau belum ada permintaan maaf dari yang bersangkutan, Lemasko akan tetap berproses untuk membawa ke ranah hukum.

Terkait pernyataan soal Musdat dan ADRT Lemasko dan Lemasa, Gery membantahnya dengan mengatakan bahwa Yohanes Kemong tidak memahami dan tidak mengetahui ADRT dari dua lembaga tersebut, serta tidak mengetahui dan memahami organisasi serta bagaimana reorganisasinya.

“Lemasko dan Lemasa adalah payung bagi masyarakat dua suku besar di Mimika. Jangan nyinyir hanya karena kepentingan pribadi atau kelompok dengan mengatasnamakan lembaga atau organisasi,” ujarnya.

Dijelaskan, berdasarkan ADRT Lemasko, Musdat hanya boleh dilakukan 5 tahun sekali.

“Musdat Lemasko baru digelar pada tanggal 9-10 April tahun 2019. Dimana setelah meninggalnya Almarhum Robertus Waraopea, dan dari hasil Musdat tersebut saya sendiri yang saat itu sebagai wakil ketua Lemasko terpilih untuk menggantikan posisi Almarhum  dan akan berakhir pada tahun 2024,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua 1 Lemasko, Dominikus Mitoro. Dimana Lemasko memiliki ADRT dengan aturan-aturan yang tertera di dalamnya.

“Lemasko adalah lembaga besar yang memiliki payung hukum, tidak boleh ada oknum siapapun atau kelompok manapun yang dapat mengintervensinya,” ujarnya.

Diketahui pernyataan Yohanes Kemong tersebut tersebar melalui Medsos yang berdurasi 4:28 detik. Dalam video tersebut Yohanes Kemong mendesak agar PTFI meninjau kembali ADRT dua lembaga besar yakni Lemasa dan Lemasko serta segera melakukan Musdat.

“Kami sebagai kaum intelektual  yang tergabung dalam OKIA perlu mendesak PTFI untuk melihat kembali anggaran dasar rumah tangga (ADRT) Lemasko dan Lemasa sebagai lembaga yang mengayomi masyarakat adat di Kabupaten Mimika,” tuturnya dalam unggahan video tersebut.

Menurutnya kepemimpinan Lemasa dan Lemasko saat ini bukan dijalankan oleh ketua yang berdasarkan hasil Musdat. Ia mengatakan masa kepimpinan ketua Lemasa dan Lemasko saat ini telah berakhir sehingga segera dilaksanakan Musdat.

“Mereka diangkat menjadi Plt untuk mempersiapkan musyawarah adat (Musdat) untuk pemilihan ketua Lemasa dan Lemasko, namun Plt tersebut tidak melaksanakan Musdat hingga batas waktu pengangkatan berdasarkan SK pengangkatan kini telah berakhir. Dengan momen 7 April sebagai ulang tahun PTFI, OKIA mendesak PTFI untuk tidak ada lagi kesepakatan bersama dua lembaga adat dalam hal apapun. Segera memberhentikan segala bentuk keuangan terhadap kedua lembaga adat dan tidak lagi melakukan kontrak karya yang melibatkan kedua lembaga adat ini, karena ADRT yang dimiliki kedua lembaga adat ini bersifat illegal,” ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Halo semuanya

    Nama saya Ahamad Faudzi Abd dari MALAYSIA. Saya mengalami trauma keuangan karena saya ditipu dan ditipu oleh banyak perusahaan pinjaman online dan saya pikir tidak ada hal baik yang bisa keluar dari transaksi online tetapi semua keraguan saya segera hilang dan hilang ketika teman saya pertama kali memperkenalkan saya ke perusahaan ALL GLOBAL HADIAH PINJAMAN, saya pikir itu akan tetap menjadi permainan curang yang sama, tetapi teman saya meyakinkan saya, dan saya juga melihat kesaksian orang lain, saya harus memaksakan diri untuk mengikuti semua proses, pada kejutan terbesar saya setelah memenuhi semua persyaratan, saya mendapat pinjaman RM 5.000.000 di rekening bank MUAMALAT saya Ketika saya diberitahu di telepon saya, saya tidak pernah percaya, ternyata saya bergegas ke bank untuk memastikan bahwa itu benar dan nyata, dan pinjaman itu ada di akun, saya menariknya tanpa komplikasi dan menginvestasikannya dalam bisnis saya Venture.

    Jika Anda menginginkan pinjaman hari ini untuk bisnis dan untuk memulai kehidupan, perusahaan, dan kontrak besar Anda, Silakan hubungi SEMUA PINJAMAN HIBAH GLOBAL di email mereka di bawah ini.
    Email ............. allglobalgrantloan@gmail.com

    Dan jika Anda menginginkan informasi yang benar dari saya, maka Anda dapat menghubungi saya di email pribadi saya (aahamadfaudziabdlatif5@gmail.com)

    Saya adalah seorang PENGEMUDI TRUK biasa, tetapi sekarang saya memiliki TRUK dan saya menjadi pemasok besar, saya jamin semua bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman dari PERUSAHAAN yang baik ini.

    PERUSAHAAN: SEMUA PINJAMAN GRANT GLOBAL
    Email: allglobalgrantloan@gmail.com
    Telp ............. +1(304)997-4034
    e_mail .......... [aahamadfaudziabdlatif5@gmail.com]

    BalasHapus