Lurah Dingo Narama Mimika Sebut Ketua RT Lama Tuntut Bayar Insentif

Bagikan Bagikan
Suasana pertemuan antara Lurah Dingo Narama, Oktovina Naa bersama ketua-ketua RT lama dan baru di Kantor Kelurahan Dingo Narama Mimika (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 5 Ketua RT lama di wilayah Kelurahan Dingo Narama yakni RT 1, RT 2, RT 9, RT 11 dan RT 12 yang merasa kecewa dengan keputusan Pemerintah Kabupaten Mimika melantik ketua-ketua RT baru pada 25 Maret 2021 lalu, menuntut insentif mereka selama ini dibayarkan.

Padahal menurut Lurah Dingo Narama, Oktovina Naa, selama ini ketua-ketua RT sudah menerima insentif setiap bulan sebesar Rp 600 ribu.

“Mereka merasa diberhentikan dengan tidak hormat dan menuntut pemerintah (Pemkab Mimika, Red) membayar instentif mereka selama ini. Selama masa kerja ketua RT sudah terima insentif Rp 600 ribu perbulan, dan sesuai SK yang kami terima masa jabatan ketua RT lama sudah habis pada tanggal 18 Desember 2020. Tapi saya jelaskan tidak bisa menjawab tuntutan itu karena soal insentif bukan kewenangan saya,” kata Oktavina usai menggelar pertemuan bersama ketua-ketua RT lama dan ketua-ketua RT baru di Kantor Lurah Dingo Narama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat pagi (16/4/2021).

Oktavina mengundang 12 Ketua RT lama dan baru untuk mengikuti pertemuan yang digelarnya supaya menyelesaikan polemik terkait pelatikan Ketua RT baru.

Pertemuan itu dihadiri juga oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Dingo Narama.

Dalam pertemuan itu ia menjelaskan kepada Ketua-ketua RT bahwa aspirasi 5 Ketua RT lama itu sudah disampaikan sesuai aturan yang berlaku.

“Kita sudah fasilitasi pertemuan yang pertama kemudian minggu lalu pertemuan lagi, mereka minta aspirasi mereka saya harus bawa ke Bupati Mimika. Tapi kan harus berjenjang, saya bawa ke distrik dan  dinas terkait itu sudah saya lakukan. Saya sudah serahkan aspirasi mereka pada hari Selasa (13/4/2021) lalu ke Pemerintah Distrik Mimika Baru dan ke Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Kampung dan mereka tampung,” tuturnya.

Ia mengatakan, yang terpenting sudah menyampaikan prosedur yang telah dilakukan kepada ketua-ketua RT dalam rapat kemarin.

“Saya sudah jelaskan, mereka terima atau tidak itu hak mereka. Saat ini ketua RT baru juga sudah mulai bekerja,” ujar dia.

Dikatakan, dalam pertemuan itu 5 ketua RT lama masih ingin melanjutkan tuntutan mereka langsung ke Bupati Mimika.

“Saya bilang saya siap dampingi kalau empat ketua RT ini minta, tapi tadi mereka bilang akan lanjutkan sendiri tuntutan mereka ke Bupati,” pungkasnya. (YOSEFINA) 

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar