Menghilangkan Pungli dan Gratifikasi, Pengadilan Agama Mimika Luncurkan Program Inovasi ‘Paduka Sip’

Bagikan Bagikan

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM saat menyerahkan produk Paduka Sip yakni KTP, Kartu Keluarga dan Akta cerai kepada salah seorang warga (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Untuk menghilangkan pungutan liar (Pungli) dan gratifikasi, Pengadilan Agama Mimika meluncurkan program inovasi Pengadilan Agama-Dukcapil Mimika Sistem Integrasi Pelayanan (Paduka Sip) yang secara resmi diluncurkan tadi siang, Senin (12/4/2021), oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,M.M.

Dalam sambutannya pada kesempatan itu, pria yang biasa disapa John ini mengapresiasi inovasi terbaru dari Pengadilan Agama dan Disdukcapil Mimika.

Hal ini kata Wabup John untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dan menghilangkan calo-calo perkara yang sering terjadi selama ini.

“Ini memudahkan masyarakat, supaya juga tidak terjadi seperti beberapa laporan yang kami terima tapi mohon maaf bukan dari kantor ini, masyarakat harus ambil surat-surat, izin-izin atau apa saja di jalan-jalan dari calo-calo. Ini tidak boleh lagi terjadi,” katanya.

Menurut dia, dengan inovasi-inovasi seperti ini sudah memberi pelayanan yang prima kepada masyrakat, sehingga ia berharap dengan kerjasama seperti ini sudah bisa menunjukan suatu kolaborasi, sinergitas antara Pemkab Mimika dan Pengadilan Agama.

“Jadi masyarakat sudah tidak perlu lagi repot-repot datang untuk urusan di pengadilan dan Kantor Disdukcapil. Jadi begitu sudah keputusan inkrah dalam sidang perceraian langsung dapat KTP baru, Kartu Keluarga Baru dan Akta nikah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Mimika, Supian Daelani, S.Ag,MH dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan diluncurkananya program inovasi ‘Paduka Sip’, pihak-pihak yang datang ke Pengadilan Agama untuk urusan perceraian, hasil akhirnya bukan hanya produk akta cerai, tapi langsung KTP dan kartu keluarga yang baru.

“Jadi program ini sangat memudahkan masyarakat, ibaratnya sekali mendayung dua tiga pulau terlampui. Melalui aplikasi ini kita akan menghilangkan calo-calo, no suap, no pungli dan gratifikasi,” katanya.

Kemudian Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo dalam sambutannya mengatakan kerjasama semacam ini tidak hanya  berhenti di Pengadilan Agama tapi pihaknya akan bergerilya bekerja sama dengan instansi-instansi lain.

“Tujuannya  untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan pelayanan yang prima,” kata Slamet.

Kegiatan launching Paduka Sip ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Mimika, Ida Bagus Bamadewa Patiputra, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Mohamad Ridosan, SH, MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Utler Adrianus, SE, perwakilan dari TNI-Polri, OPD-OPD di Lingkup Pemkab Mimika dan sejumlah tamu undangan lainnya, serta ditandai dengan penyerahan produk dari Sipadu yakni KTP, Kartu Keluarga dan Akta cerai dari Jubaida binti S. Kariyat.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara Ketua Pengadilan Agama Mimika Supian Daelani, S.Ag, MH dan Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo terkait kerja sama Paduka Sip.

Usai kegiatan tersebut, Wakil Bupati Mimika bersama tamu undangan lainnya mengelilingi semua ruangan yang ada di Kantor Pengadilan Agama Mimika. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar