OKIA Tidak Ingin Ada Dua Kubu dalam Lemasa dan Lemasko

Bagikan Bagikan

Juru Bicara OKIA, Simon Kasamol (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Pihak Organisasi Kaum Intelektual Amungsa (OKIA) tidak ingin ada dualisme atau dua kubu dalam Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) dan Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko).

Sehingga kedua kubu dari dua lembaga ini perlu bersatu dan melakukan Musdat serta melakukan program-program kerja yang jelas dan yang dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Amungme dan Kamoro.

Hal ini ditegaskan Juru Bicara OKIA, Simon Kasamol kepada Salam Papua di Sekretariat OKIA di Bilangan Cenderawasih, Kamis (8/4/2021).

Adanya dua kubu dalam Lemasa dan Lemasko, lanjut dia membuat penasihat OKIA, Yohanes Kemong  membuat video yang mengkritik dua lembaga adat itu. Akan tetapi sangat disayangkan karena masukan yang baik justru ditanggapi dengan ancaman dilaporkan ke polisi.

“Sampai sekarang Lemasa tidak ada program-program yang terlaksana, Lemasko juga sejak Pak Robert Waropea meninggal tidak ada program-program yang dilaksanakan, tidak ada apa-apa yang dibuat di tanah ini.  Sehingga selain sebagai juru bicara Bupati, Bapak Yohanes Kemong ini juga sebagai penasihat OKIA merasa perlu memberi masukan dan kritikan tapi justru malah mau dilaporkan ke polisi. Ruang demokrasi dibungkam, ada masukan dan kritikan langsung lapor polisi, padahal kita ada honai, kalau ada masalah pengurus Lemasa dan Lemasko bisa langsung panggil dan kita musyawarahkan,” kata Simon.

Ia mengatakan, di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Lemasa, pada November 2020 masa kepemimpinan Lemasa sebelumnya sudah berakhir namun hingga saat ini belum dilakukan Musdat.

Begitupun Lemasko belum melakukan Musdat, sehingga hal ini sesungguhya yang menjadi sorotan OKIA.

“Dengan kondisi seperti ini Yohanes Kemong mengatakan dalam video yang beredar itu kalau lembaga adat melakukan penggelapan dana, karena tidk ada program kerja yang jalan. Penekanan Pak Yohanes itu seperti itu,” ujarnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar