Pol-PP dan Polisi Hentikan Aktivitas Galian C Ilegal di Timika

Bagikan Bagikan
Personel Dispol-PP dan Polres Mimika saat bertemu salah satu pengusaha galian C di kampung Ninabua (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Dispol-PP dibantu aparat Polres Mimika menghentikan aktivitas di empat lahan galian C  yang dinilai merusak lingkungan dan tanpa izin operasional.

Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat dan PPNS Dispol-PP Mimika, Richard Rumbarar,SH mengatakan, penertiban ini sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati nomor 15 tahun 2011 tentang rencana tata ruang, yang mana dalam Perda itu mengatur tentang lokasi pengambilan material pasir dan batu. Untuk di Timika, pengambilan material batu dan pasir dipusatkan di kali Iwaka.

Namun yang terjadi saat ini adalah aktivitas galian C ini masih dilakukan di beberapa titik yaitu di Kali Selamat Datang, Kali Wanagon di belakang kantor Disperindag dan KPG dan di Jalan Utama SP V RT 01, RW 01 Kampung Ninabua.

Sebelumnya, telah disampaikan teguran secara lisan dan  tertulis, tetapi ternyata setelah ditutup satu dan dua hari, kemudian dibuka kembali. Karena itu, Bupati keluarkan instruksi melalui Sekda terhadap Kadis Pol-PP untuk menertibkan semua galian yang ada.

“Makanya hari ini kami turun melakukan penertiban terhadap semua alat berat di galian C. Beberapa hari ke depan kami lanjutkan dengan memasang papan pengumuman atau instruksi yang melarang aktivitas galian C itu,” kata Richard.

Selanjutnya jika melanggar apa yang disampaikan hari ini, maka akan dilanjutkan dengan sanksi berupa pencabutan izin usaha, penyitaan alat-alat yang dilakukan untuk penggalian serta sanksi lain sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan Kasat Shabara Polres Mimika, Iptu Matheus T. Ate mengatakan, dalam kegiatan ini kepolisian bersifat mendukung PolPP atas instruksi Bupati dalam menertibkan tempat galian C.

Mewakili Kapolres, Iptu Matheus mengharapkan kepada seluruh masyarakat atau pengusaha galian C agar mentaati instruksi Bupati, karena larangan ini menyangkut keselamatan bersama. Sebab, hasil survei menunjukan dampak adanya galian C ini sangat merusak lingkungan.

“Kami dari Polres Mimika puluhan personel yang turun mem-back up PolPP. Kita tertibkan kurang lebih empat titik galian C yang beroperasi secara ilegal. Salah satunya memang ada izin dari provinsi, tapi dari Pemkab Mimika tidak mengizinkan. Makanya hari ini disarankan supaya semua menghentikan kegiatannya sambil menunggu  kebijakan Pemkab Mimika,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar