Polres, Kantor Kemenag dan Klasis GKI Supiori Bubarkan Aliran Sesat Doa Alfa Omega

Bagikan Bagikan

Tim gabungan dari Polres, kantor kemenag, dan klasis GKI Supiori tampak merubuhkan spanduk milik tim Alfa Omega. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Polres, kantor kementerian agama, dan Klasis GKI Supiori, Rabu, membubarkan tim doa Alfa Omega di Kampung Kiamdori, Distrik Supiori Barat karena diduga menyimpang dari kaidah agama. 

"Pembubaran berdasarkan laporan Kepala Kantor Kemenag dan Ketua Klasis Supiori yang menduga adanya penyimpangan kaidah agama," kata Kapolres Supiori AKBP Moh. Darodjat Daimboa di Supiori. 

Dijelaskan pula bahwa tim doa yang dipimpin AK beranggotakan 61 orang diminta untuk bubarkan diri dan kembali ke kampung masing-masing. 

Polisi juga mengamankan pimpinan dan pengurus tim doa ke Mapolres Supiori untuk dimintai keterangannya. 

Selain mengamankan pengurusnya, kata Daimboa, pihaknya menyita berbagai dokumen berupa dan baliho yang isinya foto yang dianggap sebagai tuhan, bendera, batu, dan senjata tajam. 

Sebelumnya, kata dia, sudah dilakukan mediasi dan disepakati bersama untuk tidak melaksanakan kegiatan tersebut. Namun, ternyata mereka melakukan kembali hingga meresahkan warga karena dianggap menyimpang dari ajaran agama kristiani. 

"Mudah-mudahan dengan dibubarkannya kegiatan tersebut, anggotanya kembali ke kampung masing-masing dan tidak melakukan penyimpangan saat menjalankan ajaran agamanya," kata Kapolres Supiori AKBP Daimboa. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar