Tidak Dikasih Uang Seseorang di Timika Dikeroyok Hingga Babak Belur, 1 Pelaku Berhasil Diamankan

Bagikan Bagikan

Korban dengan kondisi pelopak mata kiri yang masih bengkak usai mendapatkan jahitan di RSUD Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Lantaran tidak dikasih uang, tiga orang yang diduga dalam kondisi mabuk Miras menganiaya seorang warga berinisial S hingga babak belur dan mengakibatkan mata kirinya tidak dapat melihat.

Pengurus Kerukunan korban, Rudy Abdurahman mengatakan bahwa peristiwa nahas ini terjadi  tanggal 3 April lalu saat S berada dalam tempat usaha pangkas rambutnya di jalan Hasanuddin. Sekitar jam 10.30 WIT, tiga orang ini datang dan meminta uang secara paksa. Karena tidak ingin memperpanjang masalah, korban memberikan sejumlah uang kepada salah seorang di antara tiga pelaku, akan tetapi dua pelaku lainnya juga meminta uang hingga akhirnya dikeroyok lantaran tidak dikasih.

Korban sempat lari ke kios tetangga untuk menyelamatkan diri, tetapi tiga pelaku mengikutinya dan melanjutkan pengeroyokan. Atas pertolongan warga setempat, korban dilarikan ke RSUD Mimika guna mendapatkan perawatan medis atas luka di bagian bawah pelopak mata kiri dan luka lebam di bagian  pundak dan pipi.

“Usai dijahit, mata kirinya tidak bisa melihat sampai saat ini. Identitas tiga pelaku sudah diketahui oleh warga setempat dan salah satunya sudah diamankan pihak kepolisian,” ungkap Rudy saat mendampingi korban di Polsek Mimika Baru (Miru), Kamis (8/4/2021).

Saat insiden ini terjadi, sebagai pengurus Kerukunan, Rudy langsung membuat laporan ke Polsek Miru dan laporan tersebut pun telah ditindaklanjuti.

Selanjutnya diharapkan agar dua pelaku lainnya juga ditangkap dan diproses hukum sesuai perbuatannya agar tdiak ada lagi korban lainnya. Sebab, setiap permasalahan yang terjadi dikarenakan dalam pengaruh minuman keras (Miras).

“Masalah Miras ini yang memprihatinkan di Timika ini,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Miru, Ipda Rumte Yongki Ateng membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan ini. Ipda Tumte menjelaskan, hasil pengembangan yang dilakukan aparat Polsek Miru adalah satu orang pelaku telah diamankan, sedangkan dua orang pelaku lainnya sementara dalam pencarian.

Dengan demikian, diharapkan kepada masyarakat di wilayah sekitaran TKP dapat melapor jika mengetahui keberadaan dua pelaku tersebut.

“Satu pelaku itu langsung diamankan di TKP oleh warga sekitar. Intinya tim kami akan terus cari dua pelaku yang belum ditangkap dan kami mohon bantuan warga sekitar untuk melapor keberadaan mereka,” jelasnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar