Timika Siaga Satu, Ratusan Aparat Keamanan Antisipasi Aksi Tuntut Penutupan PTFI

Bagikan Bagikan
Situasi aparat keamanan gabungan saat mengantisipasi aksi tuntut penutupan PTFI (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Mengantisipasi adanya demo menuntut penutupan PT Freeport Indonesia, ratusan aparat keamanan gabungan Polres Mimika, Kodim 1710, Brimob dan Dinas PolPP menggelar apel gabungan siaga satu.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw,SH,MH mengatakan, langkah antisipasi dilakukan dengan cara patroli, mendeteksi dini setiap tempat rawan menjadi titik kumpul massa seperti di check point 28, 38 di lapangan Timika Indah serta areal kota lainnya.

“Karena PTFI itu adanya di wilayah kita, maka kita melakukan antisipasi. Tim gabungan ini baik kami dari Polres maupun satuan lainnya yaitu Kodim, Brimob dan Pol-PP dilibatkan menjaga keamanan guna antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi di Timika,” ungkap AKP Roberth di Polres Mimika, Rabu (7/4/2021).

Dalam upaya antisipasi dini ini, jika ditemukan kelompok atau massa yang berkumpul, pihaknya akan memberikan pemahaman dan selanjutnya dibubarkan. Dirinya mengaku, hingga saat ini kota Timika terpantau aman dan tidak terprovokasi dengan aksi yang terjadi di Jayapura.

“Hingga saat ini pantauan dan deteksi dari Intel belum ada perkumpulan massa tertentu, karena kepolisian juga telah melakukan pendekatan terhadap mahasiswa maupun tokoh-tokoh yang dianggap mempunyai intensitas. Jadi pasukan yang disiapkan untuk pengamanan hari ini ada sebanyak kurang lebih 300 termasuk satuan Polsek di wilayah hukum Polres Mimika. Siaga satu ini akan terus berlanjut sampai hasil deteksi benar-benar aman dan kita turun ke siaga dua dan tiga,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar