Wabup John: Mari Kita Pupuk dan Jaga Semangat Toleransi di Kabupaten Mimika

Bagikan Bagikan
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM menegaskan bahwa perbuatan terorisme dalam peristiwa ledakan bom di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu tidak mewakili agama manapun.

“Umat sekalian kita harus yakin dan percaya bahwa perbuatan-perbuatan itu merupakan perbuatan  teroris, tidak mewakili agama apapun. Karena tidak ada agama apapun yang mengajarkan kejahatan, kita harus yakin serta tetap memberikan kasih dan cinta  bagi orang lain,” kata Wabup John yang juga sebagai Penasehat Dewan Pastoral Paroki Santo Stefanus Sempan Timika dalam sambutannya di akhir Misa malam Paskah di Gereja Santo Stefanus Sempan, Sabtu malam (3/4/2021) .

Ia mengatakan, pemerintah mengecam keras perbuatan tersebut dan perbuatan apapun yang merusak kerukunan umat beragama di bangsa ini.

“Pemerintah mengecam keras perbuatan-perbuatan yang mengganggu kerukunan hidup umat beragama secara khusus kepada kita masyarakat di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wabup John turut menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh masyarakat Kristiani di Kabupaten Mimika.

“Atas nama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika, saya mengucapkan selamat pesta Paskah tahun 2021 kepada seluruh umat Kristiani di Kabupaten Mimika,” ucapnya.

Ia berharap, semoga semangat Paskah tahun ini memberikan harapan baru bagi semua umat untuk mencapai kehidupan yang lebih baik terlebih bangkit melawan pandemi covid-19.

“Sesuai dengan tema Paskah pada tahun ini, Kita bangkit bersama Kristus, kita bangkit melawan pandemi covid-19 dan mari bersama-sama berusaha memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kita juga berjuang untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga kita masing-masing,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Dia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI, Polri, Dinas Satpol PP, Dinas Perhubungan, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Mimika, ormas-ormas dan umat non Kristiani yang telah membantu menjaga keamanan sehingga semua umat Kristiani di Kabupaten Mimika bisa menjalankan perayaan selama pekan suci ini dengan tenang dan nyaman.

“Terimakasih banyak untuk segala partisipasinya. Mari kita pupuk dan jaga semangat toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mimika,” tuturnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar