Allo Rafra Kritisi Pemotongan ADD Oleh Dinas PMK Mimika yang Mencapai Total Rp 7,98 Miliar

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) - Tokoh masyarakat Mimika, Athanasius Allo Rafra menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan sosialisasi untuk kepala-kepala kampung atau masyarakat kampung seharusnya tidak memotong dana di kampung, baik dana desa, alokasi dana desa (ADD) atau dana apapun.

Allo menyampaikan hal ini untuk mengkritisi pemotongan ADD yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mimika sebesar Rp 60juta dari 133 kampung pada tahun 2021 ini, sehingga total dana yang dipotong mencapai sebesar Rp 7.980.000.000.

Pemotongan tersebut untuk 3 kegiatan yakni sosialisasi keuangan desa dan pelatihan sistem keuangan desa, sosialisasi mengenai kenaikan iuran BPJS dan sosialisasi tentang pemotongan pajak.

Pemotongan dana untuk sosialisasi itu dilakukan selama tiga kali tri-wulan. Setiap tri-wulan dipotong sebanyak Rp 20juta.

“Kalau mau lakukan kegiatan sosialisasi untuk kepala kampung atau masyarakat kampung jangan ambil dana yang ada di kampung. Karena dana itu untuk kegiatan pembangunan dan pengembangan masyarakat di kampung. Kalau mau buat kegiatan sosialisasi anggarkan di APBD,” kata Allo di Timika, Selasa (4/5/2021).

Ia mengatakan, pembangunan di kampung seharusnya diawasi oleh Pemkab Mimika melalui DPMK dan Pemerintah Distrik.

“Pembangunan di kampung diawasi dengan baik, tunjukan bukti, dipublish bahwa pembangunan benar-benar jalan agar semua orang tahu. Kalau kita lihat anggaran yang dikelola kampung-kampung sangat besar ada yang sampai miliaran tapi belum terlihat perkembangan pembangunan di kampung,” ujarnya.

Menurut mantan penjabat Bupati Mappi dan Mimika ini, meskipun dana untuk masyarakat kampung tidak melalui pemerintah distrik namun pemerintah distrik harus tetap mengawasi.

“Pemerintah distrik harus tetap lakukan pengawasan karena masyarakat kampung merupakan masyarakat dari pemerintah distrik,” ujarnya.

Sementara itu Sekda Mimika, Michael Gomar, belum merespon saat diminta pernyataannya terkait hal tersebut oleh Salam Papua melalui pesan whatsapp. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar