Bangunan Pasar Ikan Khusus Mama-Mama Papua di PPI Poumako Mubazir dan Tidak Ditempati

Bagikan Bagikan

Pasar Iwaro yang Dibangun Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Khusus Mama-Mama Papua Untuk Menjual Hasil Laut Mereka (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Pasar ikan Iwaro khusus mama-mama Papua yang dibangun Dinas Perikanan Kabupaten Mimika dan telah diresmikan di kawasan Pelabuhan Perikanan (PPI) Poumako tersebut mubazir karena tidak ditempati oleh masyarakat.

Kepala Dinas Perikanan, Lientje Siwabessy juga membenarkan bahwa pasar Iwaro tersebut hingga kini belum ditempati, karena masyarakat menilai tempat tersebut tidaklah strategis untuk dijadikan sebagai pasar.

Namun menurut Lientje, tempat tersebut sangatlah strategis karena berada di pinggiran jalan poros menuju pelabuhan Poumako.

“Keberadaan pasar tersebut telah kita sosialisasikan kepada masyarakat sekitar, namun untuk merubah mindset masyarakat itu tidak segampang membalikan telapak tangan, dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga kita akan upayakan perlahan hingga masyarakat mau menjual hasil laut mereka di sana,” terangnya, Rabu lalu (19/5/2021).

Lanjutnya, Dinas juga terus berupaya untuk mencari solusi yang terbaik agar masyarakat mau berjualan di pasar yang telah dibangun. Karena pasar tersebut dibangun oleh Dinas, sehingga pasar tersebut harus selalu berada di areal PPI.

“Sebagai upaya, kita sudah usulkan kepada Dewan yang dari Dapil sana untuk juga memperhatikan masyarakat di sana, dan kita berharap dewan bisa membantu kami untuk pengadaan alat transportasi (Bus) bagi masyarakat melalui pokok pikiran (Pokir) sehingga memudahkan mereka untuk bisa menjangkau pasar yang sudah kita sediakan, karena memang salah satu hal yang membuat mama- mama tidak menjual hasil laut mereka karena jarak yang begitu jauh,” terangnya. 

Sementara itu Kepala Kampung Poumako, John Yohanes Yakiwur kepada Salam Papua melalui telepon pada Sabtu (22/5/2021) mengungkapkan, keberadaan pasar Iwaro tersebut tidak diketahui oleh pihak Kampung di sana dan sebelumnya tidak pernah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Menurutnya, bangunan pasar tersebut sangat sempit dan tidak strategis untuk dijadikan sebagai pasar. Semenjak pasar tersebut dibangun dan diresmikan belum ada masyarakat yang menjual hasil laut mereka di pasar tersebut, sehingga bangunan pasar tersebut mubazir.

“Permintaan masyarakat kalau bisa pasar ikan tersebut tidak boleh berada di pinggiran jalan. Selain tidak strategis, keberadaan pasar di pinggiran jalan akan membahayakan anak- anak, karena kebiasaan mama-mama (Papua) mereka pergi menjual pasti membawa anak-anak mereka. Masyarakat minta kalau boleh pasar ikan tersebut dibangun dekat dermaga PPI pas dipinggiran sungai, karena menurut masyarakat itu merupakan tempat yang paling strategis,” terang John. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar