Belum Ada Jawaban Kementerian PUPR Terkait Pembangunan Rumah Untuk Warga Banti

Bagikan Bagikan
Salah satu fasilitas publik di Banti yang dibakar KKB beberapa waktu lalu (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, renovasi dan pembangunan rumah bagi masyarakat Banti yang dirusak KKB belum ada jawaban dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Di temui di Hotel Grand Tembaga, Kamis (27/5/2021), Wabup John mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika telah melayangkan surat kepada Kementerian PUPR terkait bantuan renovasi dan pembangunan rumah.

"Sementara kita masih menunggu jawaban dari Kementerian PUPR, mungkin bantuan itu butuh lobi sehingga kita harus lobi lagi ke sana,” ungkap Wabup.

Dia menjelaskan, soal renovasi dan pembangunan, Pemkab Mimika mengusulkan kepada Kementerian PUPR sebanyak 240 unit rumah, termasuk pembangunan jembatan, jalan serta fasilitas publik lainnya.

“Dari 240 unit rumah yang kita usulkan, 19 unit rumah merupakan bangunan baru sementara lainnya hanya rehab saja,” terangnya.

Ketika ditanya soal besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut, John mengatakan dirinya tidak mengetahui pasti. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar