BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Gelar Diskusi bersama Media di Timika

Bagikan Bagikan
Suasana Diskusi bersama BPJS Kesehatan dan pekerja media di Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Melalui kegiatan Media Ghatering, BPJS Kesehatan Cabang Jayapura di Kabupaten Mimika gelar diskusi bersama media di Mimika.

Media gathering yang dilaksanakan di meeting room Horison Diana tersebut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriyansa, Kepala BPJS Cabang Jayapura di Timika, Susan Gasperz serta Kabid SDM, Umum dan Informasi Publik BPJS Kesehatan Jayapura, Bertrand S.Tupan. Sedangkan perwakilan media di Timika di antaranya, Salam Papua, Antara, Radio Publik Mimika (RPM), Timex, Harian Papua, Seputar Papua dan Diskominfo.

Membuka diskusi, Kabid SDM, Umum dan Informasi Publik BPJS Kesehatan Jayapura, Bertrand S.Tupan menjelaskan terkait beberapa kanal administrasi BPJS Kesehatan, informasi dan pengaduan. Dimana ada program yang muncul pada situasi pandemi covid-19 yaitu program Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) yang merupakan layanan elektronik dari BPJS Kesehatan untuk peserta JKN-KIS, dengan layanan administrasi seperti daftar baru, tambah anggota keluarga, pendaftaran bayi baru lahir, ubah jenis kepesertaan, ubah data identitas, ubah data golongan dan gaji, ubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda dan pengaktifan kembali kartu dan lain-lain. Dengan bermodalkan nomor kontak PANDAWA, tanpa harus keluar rumah masyarakat dapat dengan mudah melakukan kepengurusan JKN-KIS.

“PANDAWA ini merupakan program yang langsung menyentuh kepada masyarakat dan bermanfaat di masa pandemi covid-19 ini. Program ini sangat menunjang atau percepatan pemulihan dari covid-19,” kata Bertrand, Kamis (27/5/2021).

Pelaksanaan media ghatering yang tetap menerapkan protokol kesehatan ini juga dipaparkan beberapa aplikasi layanan mudah lainnya bagi masyarakat sebagai peserta ataupun bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri dan penambahan data keluarga.

Di antaranya memperkenalkan layanan Vika (Voice Interactiv JKN) yaitu pelayanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengakses status tagihan dan status kepesertaan JKN-KIS melalui BPJS Kesehatan care centre 1500 400 yang dilayani selama 24 jam.

Cika (Chat Asisten JKN) yang merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon Artificial Intelligencel sistem dan dapat diakses melalui Facebook messenger, telegram dan WhatsApp.

“Itu semua layanan berbasis teknologi, selain layanan langsung ke kantor BPJS Kesehatan,” katanya.

Pemaparan aplikasi layanan tersebut pun menjawab pertanyaan perwakilan media dalam sesi diskusi. Dimana, hanya dengan aplikasi tersebut, masyarakat tidak harus ke kantor pelayanan.

Perwakilan Salam Papua dalam sesi diskusi menanyakan upaya BPJS Kesehatan terkait keluhan masyarakat atas pelayanan di setiap Faskes yang bekerjasama dengan BPJS. Dimana, banyak keluhan masyarakat pengguna fasilitas BPJS kesehatan yang merasa tidak dilayani dengan baik.

Menanggapi hal itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriyansa mengatakan bahwa masyarakat harus berani melaporkan ke BPJS melalui line pengaduan dan aplikasi-aplikasi yang telah dipaparkan tersebut.

Menurut dia, BPJS kesehatan selalu menjalin koordinasi bersama seluruh faskes yang punyai kerjasama dalam melayani masyarakat.

“Itu informasi yang sering kita terima. Kita harapkan agar masyarakat berani untuk melapor langsung ke BPJS Kesehatan. Hal ini tentunya perlu kerjasama yang baik antar masyarakat. Dengan adanya aplikasi itu sangat mempermudah masyarakat untuk mengadu ataupun urusan lainnya terkait kepesertaan BPJS,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar