Bupati Mimika Dapat Surat Dari BKN Terkait 158 ASN yang Mangkir

Bagikan Bagikan
Ilustrasi ASN di Mimika (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Mimika, Michael Gomar mengungkapkan bahwa Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah merespon dengan menyurati Bupati Mimika terkait 158 ASN yang mangkir dari tugasnya dan yang telah menjabat di daerah lain.

Michael, pada Jumat (7/5/2021), mengatakan bahwa surat BKN itu bernomor 1244 tahun 2021 tanggal 23 maret 2021 tentang penegakan disiplin terhadap PNS yang melanggar kewajiban masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja.

Kata Michael, surat ini sangat jelas tentang hukuman disiplin, baik hukuman ringan, hukuman sedang dan hukuman berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat atas permintaan sendiri sebagai PNS dan pemberhentian tidak dengan hormat akibat tidak mentaati ketentuan jam kerja tanpa alasan yang sah selama 64 hari kerja.

Dijelaskan, dari 158 ASN yang sudah mendapatkan surat panggilan pertama, 93 orang sudah melaporkan diri dan menyampaikan alasan kenapa tidak melaksanakan tugas, serta telah memberikan pernyataan untuk kembali melaksanakan tugasnya sebagai ASN dan membantu seluruh kegiatan yang ada di setiap OPD, dan tersisa 65 orang yang belum memberikan klarifikasi.

Dia mengungkapkan, TP2D sudah melaporkan hasil sementara kepada Bupati Mimika dan telah ditindaklanjuti dengan pemanggilan kedua.

“Dari 65 ASN yang mangkir dan belum memenuhi panggilan, ada yang masih aktif tetapi tinggal di daerah lain. Ada juga yang masih tercatat sebagai ASN di Mimika tetapi telah menjabat di beberapa Kabupaten, seperti di Kabupaten Merauke, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Paniyai, Dogiyai bahkan di Provinsi Papua,” ungkapnya.

Pihaknya berharap kooperatif dari ASN yang selama ini mangkir dan mau memberikan penjelasan kepada Pemerintah.

“Kami (Pemkab Mimika) berharap 65 orang segera melaporkan diri dan mengklarifikasi diri kepada tim agar tim bisa membantu untuk kembali bekerja. Tidak hanya sampai di situ, tim juga akan selalu mengawasi ASN yang telah melaporkan diri dan memberikan klarifikasi, apakah mereka sudah betul melaksanakan tugasnya atau belum,” terangnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar