Dewan Pertanyakan Pemkab Selalu Beri Beasiswa Mahasiswa Keluar Daerah Tapi Tidak Pernah Perhatikan Kampus-Kampus di Mimika

Bagikan Bagikan

Wakil Ketua II DPRD Mimika, Johanes Felix Helyanan (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Wakil Ketua II DPRD Mimika, Johanes Felix Helyanan mengaku merasa malu mendengar bahwa beasiswa kepada mahasiswa di kampus-kampus di Timika diberikan dari luar dan tidak pernah diberikan oleh Pemkab Mimika, khususnya dari bagian SDM Setda Mimika yang selalu memberi beasiswa kepada mahasiswa asal Mimika untuk kuliah ke luar Mimika.

Hal ini disampaikannya ketika hadir dan memberikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Wisuda ke-IX Politeknik Amamapare Timika, di salah satu hotel di jalan Cenderawasih Timika, Sabtu (22/5/2021).

Pria yang akrab disapa John Thie ini mempertanyakan, untuk apa setiap tahun dianggarkan beasiswa yang cukup besar oleh Pemkab Mimika melalui bagian SDM Setda Mimika, untuk membiayai anak-anak untuk kuliah ke luar daerah Mimika, tapi tidak memperhatikan mahasiswa putra-putri asli daerah yang melanjutkan studi di Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi yang legal di dalam daerah ini?

“Tadi saya mendengar pernyataan Plt. Kepala LLDikti Wilayah XIV Papua-Papua Barat, Bapak Dr. Suriel S. Mofu, yang berupaya untuk membantu beasiswa untuk Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi di Papua khususnya di Mimika ini. Saya menjadi malu, dan pastinya pihak Pemkab Mimika juga harusnya malu mendengar itu, karena ternyata beasiswa kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi di Timika dibantu dari luar Mimika. Kita yang duduk di lembaga legislatif dan eksekutif di Pemkab Mimika ini, perhatian apa yang sudah kita berikan untuk khususnya 5 Perguruan Tinggi di Mimika termasuk kepada Politeknik Amamapare Timika ini? Dan ketika kita malu mendengar itu, harusnya ada tindaklanjut yang dilakukan. Bukan saja merasa malu, kemudian tidak berbuat apa-apa,” kata Jhon Thie.

Menurut dia, Pemkab Mimika masih belum memberi perhatian khusus kepada Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi yang legal di Timika ini.

Pemkab Mimika banyak membuat sarana dan prasarana di luar seperti membangun asrama bagi mahasiswa-mahasiswa dari Mimika yang cukup banyak dikirim ke luar Mimika. Dan banyak juga dirinya mendengar bahwa asrama-asrama itu tidak dihuni oleh mahasiswa-mahasiswa dari Mimika tetapi dari Kabupaten-Kabupaten lain di Papua ini. Contohnya yang ada di Manado, Bandung, Surabaya, Semarang dan lain-lain. Termasuk di Papua seperti di Manokwari, banyak mahasiswa dari Mimika yang kuliah di sana, tetapi yang tinggal di asrama di sana banyak orang-orang dari Kabupaten lain juga.

“Nah ini sebenarnya tugas Pemkab Mimika supaya lebih fokus saja di dalam Kabupaten Mimika ini, khususnya terhadap 5 Perguruan Tinggi di Timika yang terdaftar di Kemendikbud Ristek dan berada di bawah koordinasi LLDikti wilayah XIV Papua-Papua Barat, seperti yang disampaikan oleh Plt Kepala LLDikti Wilayah XIV Papua-Papua Barat, yakni Politeknik Amamapare Timika, STIE Jembatan Bulan, Universitas Tiimika, STKIP Hermon, dan STKIP Terang Bangsa. Kami juga dari Dewan harus membuka diri untuk menerima Rapat Dengar Pendapat bersama dengan Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi yang ada tersebut,” ujarnya.

Dia menambahkan, Timika ini disebut kota industri, tetapi sampai hari ini Pemkab Mimika dan perusahaan-perusahaan di daerah ini masih menerima karyawan atau lulusan-lulusan dari luar Mimika.

Ini merupakan catatan penting, sebab di Mimika ini sudah ada Perguruan-Perguruan Tinggi yang legal dan luar biasa.

Dengan melihat para lulusan dari Politeknik Amamapare Timika yang luar biasa ini, Pemkab Mimika perlu memberi perhatian khusus dengan mengimbau kepada perusahaan-perusahaan di Mimika ini termasuk PT. Freeport Indonesia supaya fokus untuk menyerap tenaga kerja itu dari dalam Mimika saja.

“Apalagi tadi saya mendengar banyak lulusan yang mencapai Cum Laude, ini pastinya merupakan lulusan yang siap pakai dari sisi kompetensi dan karakternya,” tuturnya.

Dia pun berharap, semoga Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi di Timika ini tetap solid dan bisa menciptakan “manusia-manusia” yang hebat, terutama bisa membawa nama baik Kabupaten Mimika. (Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar