Jemaah Muslim Sholat Id di Timika Indah Dikurangi 50 Persen, Malam Takbiran Tidak Ada Pawai

Bagikan Bagikan

Ketua MUI Mimika, Ustaz HM.Amin Ar, S.Ag (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Ibadah sholat Id perayaan Idul Fitri 1442 H bagi umat muslim Mimika digelar di lapangan Timika Indah dan di masing-masing masjid, pada Kamis Pagi (13/5/2021), dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan: menjaga jarak, mengenakan masker dan hand sanitizer.

Ketua MUI Mimika, Ustaz HM. Amin Ar,S.Ag mengatakan, jumlah jemaah yang menggelar sholat Id di lapangan Timika Indah akan dikurangi hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelum pandemi covid-19 agar bisa mengatur lalu lintas umat yang ikut kegiatan tersebut demi pencegahan covid-19. Penerapan protokol kesehatan juga berlaku di sebanyak 78 masjid yang menyelenggarakan sholat Id.

“Sholat Id itu selain di Timika Indah, juga di masing-masing masjid. Di Timika Indah jumlah jemaah dikurangi 50 persen untuk meminimalisir pencegahan covid-19. Pengurangan itu menurut UU dan memang itu sangat baik. Ibadah sholat Id ini diatur oleh PHBI dan untuk pembinaan Khotib dan imamnya atau penceramah itu diatur MUI,” katanya, Rabu (12/5/2021).

Selain hal itu, Ustaz Amin juga mengatakan bahwa seluruh umat muslim di Timika hanya bisa takbiran di masjid ataupun di rumah masing-masing dan tidak diperbolehkan adanya pawai keliling.

Dengan demikian, jika ada yang melaksanakan pawai keliling, maka itu berarti melanggar aturan, sehingga sangat diharapkan agar ditindak tegas boleh aparat kepolisian.

Meski ini merupakan momen gembira, akan tetapi kegembiraan itu tidak mesti dirayakan dengan pawai keliling. Karena itu, pawai atau konvoi keliling ini tidak diperbolehkan untuk mencegah Laka lantas, menghindari kerumunan dan menghindari gangguan ketertiban di masyarakat.

“Kita harus taat aturan. Kami berharap kalau ada yang pawai keliling supaya dicegat polisi. Kalau pawai, kita tidak bisa menjamin anak-anak untuk membawa motor dengan knalpot racing yang membuat semua masyarakat, baik muslim maupun non muslim menjadi tidak nyaman,” jelasnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar