Kadinkes Pastikan Tidak Ada Antigen Bekas di Mimika

Bagikan Bagikan
Kadinkes Mimika, Reynold Ubra (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra memastikan di Mimika tidak ada penggunaan alat rapid antigen bekas seperti yang terjadi di Sumatera Utara.

"Saya pikir tidak, karena semua fasilitas yang diperbolehkan untuk pengambilan rapid antibodi, rapid antigen serta swab itu semua milik pemerintah, TNI dan Polri serta PTFI dan beberapa rumah sakit mitra pemerintah yang memang direkomendasikan dan mendapatkan SK dari Bupati Mimika. Kita tidak berorientasi pada uang tapi pada pemutusan mata rantai (covid-19)," ungkap Reynold, Selasa (4/5/2021).

Reynold menegaskan sejak awal pandemi covid-19, pemerintah secara tegas telah melarang klinik dan apotek swasta untuk melakukan rapid antibodi serta antigen ataupun mengeluarkan surat bebas covid bagi pelaku perjalanan.

Jika ada klinik swasta swasta yang melakukan itu dan ketahuan maka mereka bertanggungjawab sendiri karena tidak ditetapkan dalam surat keputusan Bupati.

"Kalaupun ada klinik swasta yang melakukan itu, dan ketika ada masyarakat yang terkonfirmasi positif melalui antigen, RSUD tidak akan menerima rujukan itu untuk diperiksa lebih lanjut," terangnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar