Kogabwilhan III Inisiasi Kegiatan Baksos di Pedalaman Mimika

Bagikan Bagikan
(Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menginisiasi kegiatan bakti sosial (Baksos) berupa pembagian Sembako dan pengobatan gratis di sejumlah wilayah pedalaman di Kabupaten Mimika.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamobvitnas TNI, Kogabwilhan III, Brigjend TNI Stephanus Mahury kepada Salam Papua di Waanal Coffee and Resto, Jalan Cenderawasih, SP3, Kamis malam (27/5/2021).

“Yang terlibat dalam kegiatan ini TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Laut, Kodim dan Polisi. Ini mitra, inisiasi dari kita tapi melibatkan unsur TNI-Polri,” kata Stephanus.

Ia mengatakan, untuk Kabupaten Mimika kegiatan pembagian Sembako dan pengobatan gratis ini pertama kali dilakukan di Kampung Nayaro selama 2 hari pada tanggal 4 dan 5 Februari 2021.

Selanjutkan kegiatan dilakukan kemarin Kamis (27/5/2021) di tiga kampung di Distrik Tembagapura yakni Kampung Banti 1, Banti 2 dan Opitawak.

“Kita bagi Sembako di Kampung Opitawak, Banti 1 dan Banti 2 kepada 500 KK. Setiap paket Sembako isinya cukup banyak ada beras lima kilo, mie instan, ada susu untuk ibu hamil, bayi dan berbagai jenis bahan makanan lagi,” ujarnya.

Dikatakan untuk pengobatan gratis, pihaknya mendatangkan empat dokter dari Jayapura termasuk dokter gigi serta sejumlah perawat dan bidan.

“Masyarakat banyak sekali yang datang mengikuti kegiatan pengobatan gratis, anak-anak kecil juga diperiksa giginya. Masyarakat menyambut positif kehadiran kami dan mereka senang dan berharap perhatian seperti ini sering dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam kegiatan Baksos pihaknya memilih tiga kampung tersebut di Distrik Tembagapura karena pernah terjadi penyanderaan besar-besaran pada tahun 2017 dan 2020.

“Sehingga kita pandang perlu harus sentuh dengan sentuhan-sentuhan (secara) manusiawi,” ujarnya.

Stephanus menambahkan, dalam kegiatan Baksos itu ia mendapat beberapa keluhaan dari warga bahwa tidak ada tenaga kesehatan di sana, sehingga ketika sakit dan melahirkan mereka harus dievakuasi ke Timika.

“Keluhan-keluhan ini nanti saya akan sampaikan ke Pak Wakil Bupati. Mungkin masalah keamanan yang menjadi alasan tidak ada tenaga kesehatan, tapi sekarang sudah ada pos-pos Polisi dan Tentara di sana jadi tidak perlu lagi ada alasan masalah keamanan. Untuk kondisi sekolah di sana saat kita Baksos belum dibersihkan,” ujar Stephanus.

Menurut dia, Baksos akan dilanjutkan lagi di Kampung Aroanop.

“Saya akan lanjutkan kegiatab-kegiatan kemanusiaan ini, beberapa periode ke depan di Aroanop. Selama ini tentara sering dinilai sebagai penjajah jadi kita hadir mengubah pandangan itu dengan memberikan sentuhan-sentuhan kemanusiaan,” ujarnya. 

Ia menyebutkan kegiatan Baksos berupa pembagian Sembako dan pengobatan massal tidak hanya dilakukan di Mimika, tapi juga di sejumlah wilayah pedalaman Papua.

“Kita titik-beratkan di wilayah-wilayah yang banyak tentara, seperti di Ilaga, Intan Jaya dan Nduga. Di wilayah-wilayah ini kegiatan Baksos sedang berjalan,” ujarnya.

Stephanus mengatakan saat kegiatan Baksos di Distrik Tembagapura, ia membacakan sambutan dari Panglima Kogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P.

Dalam sambutan itu dikatakan bahwa kegiatan Baksos dan pengobatan massal Kogabwilhan III ini merupakan perwujudan dari bentuk kepedulian TNI atau Kogabwilhan III terhadap sesama anak bangsa dengan tanpa melihat suku, agama, ras dan golongan.  

Di samping itu, Baksos dnn pengobatan massal yang kita laksanakan sekarang ini adalah wujud nyata TNI dalam membantu Pemda dalam mempercepat program pembangunan, khususnya bidang Kesejahteraan dan Kesehatan masyarakat di daerah terpencil.

“Kegiatan ini  juga akan terciptanya hubungan silaturahmi dan kedekatan antara TNI dengan Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda serta masyarakat Papua pada umumnya dalam rangka mewujudkan dan memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” katanya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar