Loka POM Mimika Amankan Dua Orang Pengedar Ribuan Butir Dextro

Bagikan Bagikan
Kepala Kantor Loka POM Mimika, Lukas Dosonugroho saat menunjukan ribuan dextro kepada Sekda Mimika, Michael R Gomar (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Loka POM Mimika bekerja sama dengan Deputi VI BPOM RI khususnya bidang Intelijen telah mengamankan dua orang pengedar dan menyita barang bukti berupa 4000 butir  dextromethorphan di Timika.

Kepala Kantor Loka POM Mimika, Lukas Dosonugroho mengatakan bahwa dua pengedar tersebut diamankan pada bulan April lalu di jalan Budi Utomo saat melakukan transaksi. Dua orang tersebut melakukan peredaran gelap kepada masyarakat Timika.

“Dextro ini merupakan obat batuk akan tetapi izinnya telah dicabut lantaran disalahgunakan masyarakat Indonesia. Untuk di Timika kita sudah tangkap dua pelaku pengedar gelap. Dextromethorphan biasa disebut obat kuning,” ungkap Lukas saat hadir dalam pembukaan pasar murah yang digelar Disperindag di pasar SP2 Timika, Selasa (11/5/2021).

Selain dextro, juga ada beberapa produk kosmetik dan jamu yang diamankan sejak tahun 2020 lalu. Produk kecantikan dan jamu ini disita lantaran tidak mempunyai izin alias ilegal.

Dextro, komestik dan jamu ikegal inipun kemudian dipamerkan kepada masyarakat, baik yang mengunjungi pusat perbelanjaan ataupun saat pergelaran pasar murah.

“Kosmestik dan jamu juga sudah sangat banyak kami amankan dari pasar-pasar. Kalau tanpa izin berarti ilegal dan harus ditiadakan,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar