PB PON dan Sub PB PON Mimika Tidak Ada Koordinasi ?

Bagikan Bagikan
Foto Bersama Pansus DPRP dan  Sub PB PON Mimika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Mimika berjalan tanpa koordinasi yang jelas.

Hal tersebut disampaikan Sub PB PON Mimika pada saat rapat kerja bersama Panitia Khusus (Pansus) PON dari DPRP Papua, Sabtu (1/4/2021).

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng yang juga selaku ketua Sub PB PON Mimika mengungkapkan persiapan sub PB PON Mimika sangat siap untuk menyukseskan PON Papua.

Ia mengatakan, secara fisik bangunan venue di Kabupaten Mimika sudah  mencapai 100 persen, tinggal dilengkapi seperti peralatan untuk finishing.

Bupati menyampaikan, 90 persen pembangunan venue di Mimika bersumber dari APBD Kabupaten Mimika termasuk infrastruktur jalan.

"Kami tidak pernah mengeluh ke pusat dan provinsi, kami kerjakan menggunakan anggaran sendiri, hanya Venue Futsal yang dikerjakan oleh Provinsi," terangnya.

Bupati Mimika mengungkapkan persiapan pelaksanaan PON selama ini berjalan tanpa ada koordinasi yang baik antara PB PON dan sub PB PON, sehingga tidak ada kepastian antara tanggungjawab dan kewenangan  yang harus dikerjakan oleh Sub PB PON, dimana terkait kepastian konsumsi, akomodasi dan  transportasi belum ada kepastian apakah akan menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi atau Kabupaten, namun dirinya memastikan Pemerintah Kabupaten Mimika telah siap untuk mengakomodir itu semua.

"Kita juga sudah siapkan RAB anggaran terkait akomodasi, konsumsi dan transportasi dan kita berharap anggaran itu segera dikucurkan, sehingga kita bisa bekerja mengejar waktu yang ada karena mengingat waktu kita semakin sempit," ujarnya.

Bupati memastikan pelaksanaan PON di Mimika akan membawa dampak bagi masyarakat lokal, dimana semua kegiatan seperti konsumsi akan melibatkan masyarakat lokal.

"UKM juga kami sudah siapkan. Intinya PON di Papua harus membawa pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal," ujar Omaleng.

Sementara itu Wakil ketua Komisi 5 sekaligus Ketua Pansus PON XX tahun 2021, Kamasan Y. Komboy,S.Ap mengatakan, dalam mengejar waktu yang semakin sempit untuk pelaksanaan PON di Papua yang paling utama adalah pelimpahan kewenangan oleh PB PON kepada sub PB PON sehingga jelas bagi sub PB PON apa yang menjadi tanggungjawabnya. Karena selama ini komunikasi atau koordinasi antara sub PB PON dan PB PON pusat tidak berjalan baik.

"Saya berharap ini menjadi catatan penting, sebab waktu pelaksanaan semakin sempit sehingga koordinasi ini harus berjalan baik, dan hasil pertemuan ini tentunya akan kami sampaikan kepada PB PON untuk sama-sama mencari solusinya sehingga pelaksanaan PON Papua terselenggara dengan baik," terangnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar