Pemkab Mimika Tegas Sikapi Setiap Penumpang Mudik

Bagikan Bagikan
Ilustrasi penumpang pesawat (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan saat ini banyak masyarakat sudah melakukan perjalanan keluar Timika, namun tidak dapat dipastikan apakah itu orang yang melakukan mudik atau bukan.

"Ini yang membuat kita tidak bisa melarang masyarakat, karena tidak tahu mereka yang melakukan perjalanan ini apa karena memang ingin mudik atau karena ada kepentingan lain," terang Wabup John, Selasa (4/5/2021).

Wabup John menjelaskan, larangan mudik lebaran telah tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

"Larangan mudik sudah ada edarannya, dan pada dasarnya kita di daerah menyesuaikan dari pemerintah pusat, tapi kita tidak bisa larang karena masyarakat sudah mulai pulang di saat sekarang," ungkapnya.

Agar tidak terjadi penyebaran virus baru setelah lebaran, Pemerintah Kabupaten Mimika akan perketat penjagaan dan pemeriksaan pada pintu masuk. Pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini demi melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19.

"Kita akan sikapi tegas saat mereka pulang di bandara dan pelabuhan, dan bagi mereka yang terdeteksi akan langsung kita tindaklanjuti," ungkap Wabup.

Sementara itu terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), Wabup John tegaskan tidak ada aktivitas mudik. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar