Politeknik Amamapare Timika Gelar Wisuda Ke-IX, Direktur: Segera Dibuka 2 Prodi Baru S1 Terapan

Bagikan Bagikan

Situasi pelaksanaan wisuda ke-IX Politeknik Amamapare Timika (Foto:SAPA/Red)

SAPA (TIMIKA) – Politeknik Amamapare Timika menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-IX Tahun Akademik 2020/2021 dengan meluluskan 53 mahasiswa, Sabtu (22/5/2021).

Pada acara Wisuda yang dilaksanakan di salah satu hotel di Jalan Cenderawasih Timika ini, Politeknik Amamapare Mimika meluluskan mahasiswa dari 4 Program Studi, yakni D3 Teknik Mesin, D3 Teknik Listrik, D3 Teknik Sipil dan D3 Teknik Pertambangan.

Direktur Politeknik Amamapare Timika, Herman Dumatubun,ST,MT dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada 53 mahasiswa yang telah menamatkan studinya dengan baik secara akademik dan tidak kalah bersaing di sisi kompetensi dan karakter, sehingga sangat siap untuk diterjunkan ke dunia industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA).

Pada kesempatan tersebut, Herman juga memaparkan visi-misi, sasaran dan sepak terjang Politeknik Amamapare Timika selama 19 tahun berkiprah di Kabupaten Mimika, sejak berdirinya pada tahun 2002.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan pembukaan 2 Prodi Baru Politeknik Amamapare Timika yang saat ini sedang dalam proses validasi di aplikasi Sistem Informasi Layanan Perizinan Kelembagaan Perguruan Tinggi (disingkat: Silemkerma), yakni Prodi Sarjana Terapan (S1 Terapan) Teknologi Rekayasa Internet dan Prodi S1 Terapan Teknologi Rekayasa Otomotif.

“Politeknik Amamapare Timika merupakan Perguruan Tinggi Vokasi satu-satunya di Kabupaten Mimika yang memiliki Visi menjadi Institusi yang unggul dan terdepan dalam pendidikan vokasi yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan. Empat Prodi yang ada di Politeknik Amamapare saat ini telah diperkuat oleh dosen-dosen Magister (S2) Teknik yang sesuai dengan bidang keahlian Prodi. Saat ini kami juga sedang dalam proses dan segera membuka 2 Prodi Baru berjenjang Sarjana Terapan (S1 Terapan). Sasaran kami melalui hadirnya Politeknik Amamapare di Kabupaten Mimika, dapat membekali dan mengembangkan SDM Putra-Putri asli Papua yang siap pakai di IDUKA,” ungkap Herman.

Kemudian, dalam sambutan Plt Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Papua-Papua Barat, Dr. Suriel S. Mofu mengatakan, di Kabupaten Mimika terdapat 5 Perguruan Tinggi yang terdaftar di Kemendikbud Ristek dan berada di bawah koordinasi LLDikti wilayah XIV, salah satunya Politeknik Amamapare Timika.

Mantan Rektor Universitas Papua dan lulusan S3 dari University of Oxford ini menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya terhadap 53 lulusan Politeknik Amamapare pada wisuda ke-IX tahun akademik 2020/2021. Dirinya meyakini bahwa Politeknik Amamapare Timika akan menjadi salah satu Perguruan Tinggi Vokasi yang terkemuka khususnya di Provinsi Papua.

“Selamat kepada 53 mahasiswa yang telah diwisuda hari ini. Saya menjamin bahwa lulusan dari Politeknik Amamapare Timika memiliki kompetensi yang dapat dipertanggungjawabkan dan siap pakai karena kampus ini telah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Putra-Putri di daerah ini tidak perlu melanjutkan studinya di tingkat Perguruan Tinggi ke luar Papua khususnya Kabupaten Mimika, sebab di Kabupaten Mimika ini terdapat 5 Perguruan Tinggi yang terdaftar di Kemendikbud Ristek dan berada di bawah koordinasi LLDikti wilayah XIV, salah satunya Politeknik Amamapare Timika. Saya yakin Politeknik Amamapare Timika ini ke depan akan menjadi salah satu Perguruan Tinggi Vokasi yang terkemuka di Provinsi Papua,” kata Mofu.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir pada kegiatan wisuda tersebut,  Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mimika, Johanes Felix Helyanan mengungkapkan kebahagiaannya dapat hadir dan melihat acara wisuda dari sebuah kampus di Timika yang diprakarsai oleh anak asli yang lahir-besar di Mimika.

“Saya masih ingat pada sekitar 20 tahun yang lalu, bagaimana Bapak J.A.C Renwarin yang dengan susah-payah dan jatuh-bangun merintis Politeknik Amamapare Timika ini. Ini merupakan satu-satunya kampus yang diprakarsai oleh anak asli yang lahir di Mimika, yang pasti mempunyai hati besar untuk membangun daerah ini. Untuk itu, saya yang juga lahir-besar di daerah ini, merasa terhormat dan bahagia diundang hadir di acara ini dan juga bangga karena dapat melihat kampus yang didirikan, diibangun dan dikembangkan oleh anak-anak yang lahir-besar di daerah ini,” ungkap John Thie, begitu sapaan akrabnya.

Pantauan Salam Papua, acara wisuda ini digelar dengan tetap secara ketat mematuhi protokol kesehatan covid-19. Di samping itu, setiap tamu undangan serta wisudawan-wisudawati yang hendak memasuki ruangan diwajibkan mengisi buku tamu yang menggunakan sistem digitalisasi dalam bentuk QR-Code dan capture foto diri tamu melalui layar monitor. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pembatasan peserta di ruangan sejumlah 50 persen. (Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar