Tidak Bisa Diberantas, Kepala Kampung Poumako: Penjual Milo di Backup Oknum Aparat Keamanan

Bagikan Bagikan

(Foto:Ilustrasi Miras Lokal)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Kampung Poumako Distrik Mimika Timur, John Yohanes Yakiwur mengaku minuman lokal (Milo) atau sopi yang akrab di telinga masyarakat di area Poumako tidak bisa diberantas lantaran para penjual Milo di back up oleh oknum aparat keamanan.

John memperkirakan penjual Milo di area Poumako mencapai 200-an orang, namun dirinya tidak berkutik lantaran di belakang para penjual Milo ada oknum aparat yang mem-back up.

Pada Sabtu (22/5/2021) melalui sambungan telepon, John mengatakan, dirinya selaku aparat kampung tidak bisa menegur pada penjual Milo.

“Di belakang para penjual Miras (lokal) itu ada oknum anggota (aparat keamanan), sehingga kami aparat kampung tidak bisa berbuat banyak, dan saya sudah pernah tegur mereka para penjual Milo tapi saya tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.

Ia membeberkan para penjual Milo di area poumako bukan masyarakat asli Papua melainkan masyarakat non Papua atau pendatang.

“Kita harap ada Perda yang jelas untuk mengatur minuman keras di Timika, karena selama ini kebijakan pemerintah tidak pernah jelas, kebijakan pemerintah terhadap Miras ini selalu maju mundur,” kata John (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar