Alasan Berlibur, Para Pelajar Palang Jalan Terminal Gorong-Gorong Tuntut Tumpangan ke Tembagapura

Bagikan Bagikan

Situasi saat terjadi pemalangan (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Tuntut disediakan tumpangan bus ke Tembagapura, diperkirakan sekitar 100 warga yang merupakan pelajar dan mahasiswa melakukan aksi pemalangan jalan di terminal Gorong-Gorong Timika.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Alberth Hitipeuw menjelaskan, pemalangan dilakukan sekitar jam 08.51 WIT, dimana massa meminta agar PT. Freeport Indonesia (PTFI) menyiapkan bus lantaran mereka ingin berlibur ke wilayah PTFI untuk mengikuti keluarga yang bekerja di Tembagapura.

“Mereka minta kepada pihak PT. Freeport Indonesia untuk menyediakan bus, karena mereka mau liburan ke atas. Aksi mereka berlangsung sekitar satu jam. Seperti biasa mereka palang dengan batu-batu dan kayu,” katanya, Jumat (11/6/2021).

Dijelaskan bahwa di sisi lain, manajemen PTFI menilai bahwa keinginan massa untuk berlibur ke Tembagapura bukan merupakan suatu kegiatan yang harus difasilitasi PTFI.

Dalam hal ini, seperti biasanya yang bisa naik ke wilayah PTFI di Tembagapura adalah merupakan karyawan, sehingga dari sekian banyak warga yang menuntut tersebut, hanya sebagian saja yang memang terdaftar mempunyai keluarga di Tembagapura dan  bisa diberangkatkan ke Tembagapura. Sebab bus yang disediakan hanya tiga unit dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Mereka ngotot untuk tetap naik ke Tembagapura. Makanya, kami sudah koordinasi dengan PTFI bahwa besok memang ada yang diperbolehkan naik, tapi yang memang benar-benar ada keluarganya di Tembagapura,” jelasnya.

Kepolisian juga tetap mendalami aksi ini agar jangan sampai ada penyusup yang mempunyai kepentingan serta mempengaruhi anak-anak pelajar dan mahasiswa tersebut.

“Kita tetap selidiki jangan sampai ada penyusup yang tunggangi. Contohnya ada orang yang ingin mendulang di atas, lalu tunggangi anak-anak itu,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar