Belum Ada Kepastian Soal Honorer Kembali Bekerja

Bagikan Bagikan

Sejumlah honorer dari Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika foto bersama di  halaman SMP Negeri 2 Timika usai mengikuti ujian komptensi yang digelar Badan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu. (Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA)
- Pasca dibebastugaskan sementara honorer di lingkup Pemkab Mimika mulai tanggal 1 Juni 2021 sesuai surat Bupati Mimika nomor 800/323, tanggal 31 Mei 2021 perihal pemberhentian honorer, hingga saat ini belum ada kepastian soal honorer kembali bekerja.

“Kita belum ketahui pasti kapan tenaga honorer kembali di aktifkan karena ini tidak ada batas waktunya tapi pasti secepatnya,”  ungkap Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Henriyete Tandiono saat ditemui wartawan di Kantor Pusat Pemerintahan, SP3 Timika, Papua, Rabu (2/6/2021).

Ia mengatakan sebagaimana telah tertuang dalam poin kedua surat Bupati Mimika, nasib honorer menunggu analisis jabatan dan analisis beban kerja masing-masing Organisiasi Perangkat Daerah (OPD) yang disampaikan kepada Bupati Mimika melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika.

“Jadi sudah jelas dalam Surat Bupati Mimika itu untuk kelanjutan nasib honorer masih menunggu analisi jabatan dan analisis beban kerja masing-masing OPD,” kata Henriyete.

Menurutnya setelah mengunjungi sejumlah OPD bersama Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Andi Ramli Teru dan Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Hukum dan Politik, Paskalis Kirwelakubun, didapati tidak ada lagi honorer yang bekerja hanya yang dikecualikan dalam surat Bupati Mimika yakni tenaga guru  dan tenaga medis yang bekerja di isntansi-instansi milik Pemerintah Kabupaten Mimika, dan petugas pemungut retribusih dan pajak yang telah bekerja pada OPD di lingkungan Pemkab Mimika.

“Hampir semua OPD sudah tidak ada lagi honorer yang bekerja kecuali  honorer yang dibutuhkan seperti tertulis dalam surat Bupati Mimika,” kata Henriyete.

Ia menambahkan karena sudah diberhentikan honorer tidak menerima lagi gaji dan uang makan.

“Sudah diberhentikan jadi semua tidak terima lagi, gaji maupun uang makan,” kata Henriyete. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar