Bupati Mimika Telah Berhentikan Tenaga-Tenaga Honorer, Tapi Dinkes Butuh Tambahan 200 Nakes

Bagikan Bagikan

Reynold Ubra ketika menjelaskan keberadaan Nakes kepada para asisten dan staf ahli Bupati saat melakukan sidak untuk memastikan tenaga honorer di setiap OPD setelah adanya surat Bupati Mimika terkait pemberhentian tenaga honorer (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) – Terkait telah diberhentikannya tenaga-tenaga hoonorer oleh Bupati Mimika sejak tanggal 1 Juni 2021 kecuali tenaga honorer guru, kesehatan, dan petugas pemungut pajak serta retribusi daerah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengungkapkan bahwa Dinkes masih membutuhkan kurang lebih 200 tenaga kesehatan (Nakes).

Cuplikan surat Bupati Mimika yang beredar tentang pemberhentian tenaga honorer

Kata Reynold, analis kebutuhan tersebut telah disampaikan kepada Bupati Mimika selaku pimpinan untuk dipertimbangkan.

"Dalam rapat kerja bersama Bupati Mimika, kami sudah buatkan analis beban kerja. Dari 700 honorer yang telah diverifikasi, kami masih kekurangan dan membutuhkan Nakes sekitar 200 orang," ungkap Reynold, Rabu (2/6/2021).

Penambahan Nakes itu untuk mengisi beberapa fasilitas kesehatan (Puskesmas) yang baru dibangun.

"Selain itu, untuk mengisi beberapa fasilitas yang baru dibangun, menindaklanjuti rekomendasi BPK RI terkait audit kinerja bahwa di era jaminan kesehatan, minimal ada tenaga kesehatan esensial, dan mau tidak mau harus ada, dan semua fasilitas kesehatan sudah MoU dengan BPJS Kesehatan," tambahnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar