Cinta Tak Direstui Orang Tua, BK Bawa Lari MW Dari Nabire Tapi Dianiaya di Timika

Bagikan Bagikan
MW saat berada di Polsek Miru (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Cinta tak direstui orang tua, seorang pria berinisial BK membawa kabur MW seorang gadis asal Nabire tapi ternyata dianiaya selama tinggal di Timika.

Ditemui di Polsek Miru, MW mengaku dibawa lari BK dari Nabire tanpa persetujuan kedua orang tuanya. Setelah tiba di Timika, BK bersama MW menyewa kamar kos di Jayanti Kelurahan Sempan selama kurang lebih lima bulan. Namun, selama itu juga BK menganiaya MW tanpa alasan yang jelas hingga mengakibatkan lebam di bagian punggung, siku tangan kiri dan luka robek di bagian kepala.

“Dia bawa lari saya dari Nabire. Memang saya mau juga, karena sama-sama cinta, tapi tidak disetujui orang tua saya. Selama di sini BK selalu pukul saya, makanya saya lapor ke Polisi,” ungkap MW.

Perlakuan BK telah dilapor MW seminggu lalu, sehingga tanggal 3 Juni 2021 saat malam hari, BK berhasil diamankan aparat kepolisian Polsek Miru dan kini meringkuk di balik sel tahanan. Karena BK telah diamankan, MW berniat akan pulang kembali ke kampung halamannya di Nabire.

“Dia sudah diamankan tadi malam. Saya akan pulang ke Nabire lagi. Terima kasih Polisi sudah respon laporan saya,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar