Dana Parpol 2021 di Mimika Naik Rp 10 Ribu Per Perolehan Suara

Bagikan Bagikan
Situasi kegiatan kemitraan Eksekutif, Legislatif dan Partai Politik di Kabupaten Mimika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Dana bantuan partai politik di Kabupaten Mimika-Papua pada tahun 2021 meningkat hingga Rp 10.000 per perolehan suara.

Hadir dalam kegiatan kemitraan Eksekutif Legislatif dan Partai Politik di Kabupaten Mimika, yang digelar pada Selasa (22/6/2021), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Malisa mengatakan, pada tahun sebelumnya bantuan kepada Parpol hanya sebesar Rp 4.600 per perolehan suara, namun di tahun 2021 bantuan keuangan kepada Parpol naik menjadi Rp 10 ribu per perolehan suara.

Dengan kenaikan Rp 10 ribu per perolehan suara tersebut di tahun 2021 Pemkab Mimika melontarkan Rp 1.689.640.000 atau Rp 1,6 Miliar untuk Parpol. 

Jumlah ini meningkat dari bantuan keuangan yang digelontorkan kepada Parpol dimana tahun sebelumnya dukungan anggaran bantuan partai politik di tahun 2018, Rp 932.415.400, tahun 2019, Rp 932.415.400, tahun 2020, Rp 632.316.000.

Bantuan keuangan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun 2021, dengan tujuan agar Parpol dapat melaksanakan pendidikan politik dan untuk menggerakkan organisasi politiknya.

Marthen sebut dukungan anggaran Pemkab Mimika terhadap Parpol berdasarkan regulasi dan kemampuan keuangan daerah, tidak menutup kemungkinan dana bantuan Parpol akan naik terus selagi kemampuan keuangan daerah mencukupi.

Bantuan keuangan kepada Parpol dianggarkan setiap tahun dalam jenis belanja bantuan keuangan dengan objek belanja bantuan keuangan kepada Parpol.

"Untuk mendapatkan bantuan itu, Parpol mengajukan surat permohonan bantuan keuangan kepada pemerintah daerah karena pemerintah tidak akan proses jika tidak ada permohonan bantuan, dan bantuan itu juga harus ada pertanggungjawaban sebelum akhir tahun. Kadang ini menjadi masalah karena lewat tahun anggaran tidak ada laporan pertanggungjawaban dan kami selalu memberikan teguran baru bisa ada pertanggungjawaban," ujarnya.

Sementara itu Kabid Politik Kesbangpol Provinsi Papua, Siti Hijrah dalam kesempatan itu menilai, kenaikan tersebut menunjukkan kemajuan dunia demokrasi yang luar biasa di Kabupaten Mimika.

Siti mengatakan, jumlah ini lebih besar dari bantuan keuangan Parpol di Jayapura yang hanya sebesar Rp 1.200 per perolehan suara.

"Tanggungjawab partai politik sangatlah besar dan kuncinya untuk menjalankan tanggung jawab itu adalah bantuan keuangan Parpol. Jika keuangan baik maka bisa menjadikan partai politik sebagai salah satu lembaga yang mendorong pendidikan politik," ujarnya.

Menurutnya, bantuan keuangan untuk partai politik adalah salah satu hibah yang tidak perlu dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar