Diklaim Wilayah Terbasah di Bumi, Mimika Tidak Mengenal Musim Kemarau

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi musim hujan)

SAPA (TIMIKA) - Kabupaten Mimika-Papua disebut tidak pernah mengenal musim kemarau, hampir setiap hari dalam se-tahun selalu diguyur hujan.

Hal tersebut disampaikan Tesla Kadar Dzikiro, Forecaster BMKG Mozes Kilangin Timika. Tesla mengatakan, Mimika juga diklaim sebagai wilayah terbasah di Bumi yakni pada wilayah mile 50.

"Dalam satu tahun 365 hari, Timika diguyur hujan selama 11 bulan, hanya 30 hari yang tidak turun hujan," kata Tesla, Kamis (24/6/2021).

Dia menjelaskan, secara umum di wilayah Indonesia hujan dipengaruhi oleh cuaca angin muson timur dan angin muson barat, namun itu berbeda dengan cuaca di Mimika.

Hujan di Mimika selain dipengaruhi angin muson timur dan angin muson barat juga dipengaruhi faktor orografis.

"Kalau di daerah lain hanya ada angin muson timur dan angin muson barat, tapi di Mimika ada angin muson barat dan timur, ada juga angin laut, angin darat, angin gunung serta angin lembah, karena di bagian selatan Mimika ada laut yang bisa menghasilkan angin darat dan angin laut, sementara di utara ada gunung yang menghasilkan angin gunung dan angin lembah," ungkapnya.

Setiap hari angin dari laut selalu bergerak ke gunung, dan angin dari gunung selalu bergerak ke laut. Jika angin bergerak dan berkumpul menjadi awan dan awan akan menjadi hujan, sehingga Mimika selalu diguyur hujan.

Curah hujan yang tinggi di Mimika biasa terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus dengan kecepatan hujan mencapai 683 milimeter. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar