FKUB, FKDM dan FPK Dinilai Berperan Efektif Menciptakan Keamanan di Mimika

Bagikan Bagikan
Foto bersama saat kegiatan (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Forum-forum binaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yakni Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dinilai efektif dalam mencipatakan keamanan di Kabupaten Mimika.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba saat ditemui Salam Papua usai kegiatan tatap muka Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika dengan forum binaan Pemkab Mimika di ruang pertemuan Hotel Cendrawasih 66, Jalan Cendrawasih SP2, Timika, Papua, Selasa (29/6/2021).

“Kenapa saya bilang ini efektif karena tahun-tahun belakangan ini tidak ada lagi pertentangan perselisihan antar suku, terakhir itu terjadi pada tahun 2016. Jadi saya lihat mereka ini sangat efektif untuk memberikan peran mereka supaya Timika ini aman,” ungkap Yan.

Ia mengatakan, tujuan dari kegiatan tatap muka itu agar Forkopimda memberikan pencerahan kepada tiga forum tersebut tentang situasi Mimika terkini agar ada persepsi yang sama di lapangan.

“Itu tujuannya. Jadi kita harapkan dari FPK, FKUB dan FKDM diingatkan lagi terkait kebersihan, kenyamanan dan ketertiban. Kami berusaha membuat ketiga forum ini bersinergi. Sebelumnya mereka masing-masing. Jadi hari ini mereka sudah dengar arahan dari Forkopimda apa tugas mereka bersama di masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan pertemuan semacam ini akan terus dilakukan untuk mengevaluasi situasi yang terjadi di tengah masyarakat.

Ini juga sebagai upaya untuk membina wawasan kebangsaan.

“Memang berat membina wawasan kebangsaan tapi harus tetap dievaluasi untuk merawat NKRI,” ujarnya.

Dia menambahkan, setiap tahun ketiga forum ini mendapatkan dana pembinaan dari masyarakat akan tetapi ia tidak menyebutkan besaran dana tersebut.

“Total dana untuk pembinaan ini saya lupa tapi ada SK Bupati terkait dengan besaran dana pembinaan. Ketiga forum ini pemerintah yang bentuk, jadi pemerintah wajib mendanai mereka,” ujarnya.

Sementara itu Ketua FKDM Kabupaten Mimika, Luky Mahakena mengatakan, ketiga forum yang dibentuk pemerintah ini memiliki fungsi masing-masing tapi tujuannya hanya satu yakni menjaga kestabilan Kamtibmas di tengah masyarakat maupun juga menjaga hal-hal yang sifatnya gangguan atau ancaman kepada bangsa dan Negara secara khusus di Kabupaten Mimika.

“Kalau FKUB menjaga toleransi untuk menyikapi hal-hal yang sifatnya kerukunan. Kalau FKDM memberikan informasi yang berkaitan dengan pra kejadian maupun pasca kejadian, semua informasi berkaitan dengan dinamika baik sebelum terjadi maupun sesudah terjadi. Kalau FPK  bagian dari pembauran kebangsaan yang sifatnya mengakomodir suku-suku yang ada di Kabupaten Mimika. Tujuannya adalah menjaga kestabilan masyarakat Mimika yang sangat heterogen dengan mendukung pemerintah dan TNI-Polri dari versi kita sebagai forum-forum itu sendiri,” ujarnya.

Luky mengungkapkan bahwa secara rutin FKDM memberikan laporan kepada pemerintah dan TNI-Polri, laporan tersebut sangat efektif dan cukup membantu mencegah terjadi konflik di Mimika.

“Karena kalau kita mengharapkan TNI-Polri di dalam semua sudut di tengah masyarakat akan mengalami kesulitan. Kita hadir untuk meminimalisir upaya tingkat kejadian atau peristiwa yang akan terjadi baik itu menyangkut instabilitas, gangguan Kamtibmas maupun sifatnya berupa gangguan ancaman bagi kesatuan bangaa secara khusus di Kabupaten Mimika,” ucapnya.

Dijelaskan, FKDM sendiri memiliki 7 orang pengurus, dan difasilitasi oleh Kesbangpol Kabupaten Mimika dibentuk FKDM di 4 distrik, yakni Distrik Mimika Baru, Mimika Timur, Kuala Kencana dan Wania. 

“Ketiga distrik ini dinilai berpotensi konflik sehingga dibentuk FKDM,” ujarnya.

Pantauan Salam Papua, kegiatan tatap muka tersebut dihadiri pengurus FKDM, FKUB dan FPK serta unsur Forkopimda Pemkab Mimika serta sejumlah tamu undangan. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar