Gubernur Papua Lukas Enembe Minta Kekosongan Kursi Wagub Dibahas Setelah 40 Hari

Bagikan Bagikan

Jubir Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kekosongan kursi wakil gubernur (wagub) yang ditinggalkan almarhum Klemen Tinal yang wafat pada 21 Mei 2021 dibahas setelah 40 hari atas kepergian Klemen Tinal. 

Juru Bicara (Jubir) Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus di Jayapura, Selasa, mengatakan Gubernur Lukas Enembe meminta agar segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pengisian kursi wagub dapat dibicarakan usai suasana duka. 

"Gubernur Papua akan bertemu dengan koalisi partai politik pendukung Lukas Enembe-Klemen Tinal sesaat setelah beliau kembali dari masa pengobatan di Singapura," katanya. 

Menurut dia, hal ini untuk menindaklanjuti seluruh agenda dan proses yang telah ditentukan peraturan perundang-undangan berkenaan dengan pengisian jabatan wagub. 

"Pemerintah Provinsi Papua tetap berjalan sebagaimana mestinya oleh seluruh elemen pemerintahan dengan tetap dikoordinasikanGubernur Papua Lukas Enembe," ujarnya. 

Dia menjelaskan Gubernur Papua Lukas Enembe kini tengah dalam kondisi baik pascapengobatan di Singapura. 

"Gubernur Lukas berterima kasih atas segala doa dan dukungan yang diberikan oleh seluruh masyarakat Papua," katanya lagi. 

Dia menambahkan pascapengobatan yang dijalankan, Gubernur Papua Lukas Enembe kini tengah melakukan check up berkala dalam kurun waktu dua minggu. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar