Kadiskominfo Papua Sampaikan Jaringan Telekomunikasi Mulai Normal

Bagikan Bagikan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua Jery A Yudianto. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua Jery A Yudianto menyampaikan bahwa jaringan telekomunikasi di wilayah Jayapura, Papua, secara perlahan sudah mulai pulih. 

"Kurang lebih tadi pukul 12.30 WIB atau 14.30 WIT jaringan pelan namun pasti sudah mulai berjalan," ujar Jery kepada ANTARA di Jakarta, Selasa. 

Dia mengatakan trafik layanan ASTINET Telkom di wilayah Jayapura sudah mulai meningkat hingga 70 persen dari kuota yang tersedia. 

Dia berharap jaringan telekomunikasi secara bertahap bisa kembali normal, mengingat gangguan yang terjadi di wilayah terdampak telah berlangsung lebih dari satu bulan. 

Direktur Utama PT Telkom, Ririek Adriansyah dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (7/6), menjanjikan proses pemulihan jaringan kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura yang terputus pada 30 April lalu akan selesai dalam waktu satu hingga dua hari ke depan. 

Sebelumnya, terjadi gangguan telekomunikasi di Jayapura akibat Sistem komunikasi kabel laut milik PT Telkom ruas Biak-Jayapura putus pada 30 April lalu. 

Dari hasil investigasi sementara, putusnya kabel laut tersebut diakibatkan oleh faktor alam. 

Total kapasitas yang terdampak akibat putusnya jaringan kabel laut tersebut sebesar 154 Gbps. Adapun total trafik normal seluruh Papua sebesar 464 Gbps. 

Sebanyak empat wilayah mengalami gangguan layanan, yakni di Jayapura, Abepura, Sentani, dan Sarmi. 

Sebagai mitigasi jangka pendek, Telkom menyediakan kapasitas link back up sebesar 4,7 Gbps, ditunjang dari pemanfaatan link satelit sebesar 2.662 Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500 Mbps, dan radio long haul Sarmi-Biak 1.600 Mbps. 

Sebelumnya,  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan pemulihan jaringan internet di Papua sepenuhnya dapat tercapai pada Juni 2021. 

Papua memang menjadi wilayah yang ditargetkan Kementerian Kominfo untuk mendapatkan pembangunan infrastruktur yang masif di 2021 dan 2022 sehingga mendapatkan akses telekomunikasi yang optimal. 

Pembangunan infrastruktur itu pun merupakan bagian program untuk menghadirkan layanan merata di wilayah 3T. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar