Loka POM Serahkan Tersangka Penjual Kosmetik Ilegal ke Kejari Mimika

Bagikan Bagikan
Foto bersama pihak Pejabat PNS Loka POM Mimika, Anggota Satreskrim Polres Mimika dan pihak Kejari Mimika saat penyerahan tersangka serta barang bukti di Kantor Kejari Mimika (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Pihak Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Loka POM Mimika didampingi pihak Satreskrim Polres Mimika menyerahkan tersangka N, pria berusia 45 tahun dan barang bukti kosmetik ilegal serta alat produksi kosmetik ilegal itu kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mimika pada hari ini, Rabu (30/6/2021).

Kepala Loka POM Mimika, Lukas Dosonugroho kepada Salam Papua di Timika mengatakan, penyerahan barang bukti kosmetik ilegal dan tersangka merupakan hasil operasi lintas sektor tahun ini yang menemukan kosmetik tanpa izin edar dalam produksi dan distribusi.

“Jadi tadi itu kami bersama anggota Satreskrim Polres Mimika menyerahkan barang bukti dan satu orang tersangka berinisial N usia 45 tahun yang tidak memiliki izin edar produksi maupun distribusi kosmetik, ke JPU Kejari Mimika,” kata Lukas.

Ia mengungkapkan, tersangka tersebut memiliki toko di Jalan Bougenville. Ia menjual produk pemutih kulit natural 99 yang tidak memiliki izin edar dan produk yang diproduksi sendiri.

“Kalau produk Natural 99 didatangkan dari luar, ada juga yang diproduksi sendiri. Proses hukum yang sedang berjalan ini kami gunakan pasal tanpa izin edar dan Undang-undang Perlindungan Konsumen. Barang bukti yang kita serahkan tadi berupa kosmetik dan alat produksi ada 32 item. Tersangka saat ini ditahan di ruang tahanan Polres Mimika,” ungkapnya.

Lukas berpesan kepada masyarakat Mimika agar setiap membeli produk kosmetik jangan lupa mengecek kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa.

Jika masih ragu, bisa download aplikasi cek.Bpom atau aplikasi Bpom Mobile, bisa cek secara mandiri tentang legalitas sebuah produk kosmetika.

“Jika masih ragu bisa tanyakan ke Loka POM Mimika,” pesannya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar