Pemkab Mimika Berutang Biaya Sekolah, Puluhan Mahasiswa di Luar Daerah Terancam Dikeluarkan

Bagikan Bagikan

Marthinus Nuboba (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Marthinus Nuboba mengungkapkan, dalam kurun waktu dua tahun terakhir bantuan-bantuan yang diperuntukan bagi mahasiswa dari Mimika yang kini mengambil pendidikan di luar daerah bahkan luar negeri tidak dapat terakomodir.

Akibatnya, puluhan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di tiga Perguruan Tinggi yang telah bekerjasama dengan Pemkab Mimika dalam bentuk MoU, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN) Jakarta, Prolight Pilot School, Cirebon Jawa Barat dan Universitas California terancam dikeluarkan.

“Kini yang sekolah di STIP-AN ada 33 orang, di Universitas California ada 5 orang dan Prolight Pilot School tersisa 5 orang yang sebelumnya ada 11 orang namun yang lain gugur,” ungkap Marthinus, Rabu (30/6/2021).

Bantuan tahun ini, lanjut dia, hanya untuk membayar kontrakan dan biaya operasional asrama, sedangkan biaya sekolah belum dapat dibayarkan, sehingga Pemkab Mimika harus berutang.

“Nilai utang kita cukup besar, pokoknya bernilai miliaranlah sehingga itu menjadi prioritas kita, karena beberapa pihak sekolah juga pernah memberikan peringatan dan sudah ada tagihannya, bahkan mereka yang sekolah di sekolah penerbangan juga pernah dikeluarkan dari asrama, termasuk mereka yang di STIP-AN juga hampir dikeluarkan dari asrama, tapi kita sudah ketemu langsung dengan pihak STIP-AN untuk memberikan waktu hingga perubahan APBD tahun ini,” katanya.

Dia berharap bantuan biaya sekolah bagi mahasiswa tersebut bisa terakomodir pada APBD Perubahan tahun 2021 ini. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar