Pemkab Mimika dan TNI Mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Daring

Bagikan Bagikan
Situasi kegiatan secara daring Upacara Bendera memperingati hari lahirnya Pancasila di Mimika (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan aparat TNI Mimika mengikuti upacara peringatan hari lahir Pancasila secara daring di Hotel Grand Mozza Mimika, yang mana upacara tersebut digelar di halaman Gedung Pancasila, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/6/2021) .

Kegiatan daring ini dimulai pada Pukul 12.00 WIT, yang diikuti oleh Asisten III Setda Mimika, Hendrite W Tandiyono, Komandan Denkav-3/SC, Mayor Kav Muhammad Eka Perwira Chandra, SH, Kasi I Brigif 20/IJK, Kapten Inf Dewa, Komandan Unit Intel Kodim 1710 Mimika, Letda Infantero Hasannudin, Ajudan  Komandan Denkav3-/SC, Prada Sabar Wahyudi, Kasubag Protokol, Bagian Humas dan Protokol Setda Mimika, Ali Abas S, Kepala Sub Bagian Humas, Bagian Humas dan Protokol Setda Mimika, Ibrahim,  Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi, Bagian Humas dan Protokol Setda Mimika, Indria Aprilia dan Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi, Dinas Kominfo Kabupaten Mimika, Spedy Paereng.

Dalam pantauan Salam Papua secara daring Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian adat Tanah Bumbu Kalimantan Selatan dilengkapi masker hitam bertindak selaku inspektur upacara, sementara pelaksanaan upacara dipusatkan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, DKI Jakarta, yang diikuti oleh peserta dengan jumlah terbatas.

Bertindak selaku perwira upacara Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya yang saat ini bertugas sebagai Kepala Staf Komando Garnisun I Jakarta, sedangkan sebagai Komandan Upacara adalah Kolonel Infanteri Muhammad Imam Gogor, asisten operasi Paspampres.

Jalannya upacara diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.

“Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta, mulai,” ujar Presiden.

Rangkaian selanjutnya adalah pembacaan teks Pancasila oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo, yang diikuti oleh pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani.

Kemudian Presiden Jokowi selaku inspektur upacara menyampaikan amanat yang dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila dalam tindakan bersatu untuk Indonesia tangguh”.

Dandim  1710/Mimika, Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya saat dihubungi via WhatsApp mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila ke-76.

Ia mengatakan, Pancasila merupakan dasar ideologi Negara Indonesia yang tidak bisa dan tidak boleh diubah oleh siapapun.

Pancasila merupakan pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki heterogenitas tinggi dan berlatar budaya yang berbeda-beda.

Pancasila adalah janji dan pandangan para pendahulu bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, oleh sebab itu kita saat ini jangan pernah melupakan nilai-nilai tersebut.

“Mari terapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan kita, mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan seluruh bangsa Indonesia. Di masa pandemi (covid-19) ini kita harus terus berbenah untuk senantiasa maju ke depan dan ayo menyongsong Indonesia yang lebih baik. Pancasila dalam tindakan, bersatu untuk Indonesia tangguh,” pesannya.

Di tempat berbeda, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM mengharapkan agar seluruh masyarakat Mimika mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan setiap masyarakat.

Wabup John mengatakan, mengamalkan nilai Pancasila di antaranya dengan saling menghargai satu sama lain, menjaga sikap toleransi umat beragama, dan meningkatkan sikap gotong-royong.

“Kita harus mengamalkan dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila dengan menjaga sikap toleransi umat beragama, hidup berdampingan serta gotong royong, tapi saya pikir kita di Mimika sudah ditanamkan nilai pancasila tersebut, namun kita berharap nilai itu dapat dijaga dengan baik,” ungkap Wabup John, Selasa (1/6/2021).

Jika nilai-nilai Pancasila sudah ditanamkan dalam diri setiap kehidupan individual maupun kelompok,  maka pembangunan di Mimika tidak hanya menjadi tanggung jawab individual melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

“Kita berharap nilai-nilai Pancasila ini juga dapat ditanamkan sejak dini kepada anak-anak kita sebagai generasi penerus, karena nilai-nilai itu kian memudar atau tidak lagi diajarkan kepada para pelajar,” terangnya. (YOSEFINA/Jefri)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar