SAR Timika Gelar Rapat Koordinasi dan Latihan

Bagikan Bagikan
Rapat koordinasi dan pelatihan SAR Daerah yang digelar di kantor Pencarian dan Pertolongan Timika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kantor pencarian dan pertolongan atau SAR Timika menggelar rapat koordinasi dan pelatihan SAR daerah untuk meningkatkan sinergi dan profesionalme dalam pelaksanaan pencarian serta pertolongan secara cepat, tepat, aman, terpadu dan terkoordinasi di wilayah Kabupaten Mimika-Papua, Kamis (24/6/2021).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George Leo Mercy Randang menjelaskan, rapat koordinasi dan pelatihan SAR daerah tersebut untuk menyamakan persepsi dalam tindakan operasi penyelamatan terhadap kejadian atau musibah yang membahayakan keselamatan manusia di wilayah Kabupaten Mimika.

Menurutnya, banyak operasi musibah yang memerlukan sinergi antara semua pihak. Untuk itu rapat tersebut untuk memaksimalkan kembali sinergi yang dimaksud.

"Apalagi dalam tahun ini Mimika menjadi tuan rumah dalam beberapa kegiatan. Rapat koordinasi dan pelatihan SAR daerah ini juga untuk menjawab itu. Jika sewaktu-waktu ada hal-hal yang prinsipnya membahayakan keselamatan manusia, kita sudah siap, dan pertolongan itu dapat dilakukan oleh potensi SAR yang sudah terlatih," ungkapnya.

Sementara itu Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Henriete Tandiono yang hadir dan membuka kegiatan rapat koordinasi dan pelatihan SAR daerah tersebut menyampaikan, bencana atau musibah bisa datang kapan saja dan dimana saja, serta bisa menimpa siapa saja tanpa dapat diduga oleh manusia, dan untuk meminimalisir hal tersebut perlu adanya latihan untuk mengantisipasinya.

Kabupaten Mimika memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap musibah kecelakaan laut, kecelakaan udara maupun musibah yang dapat membahayakan nyawa manusia, dan itu perlu siap siaga dalam menghadapi musibah yang terjadi.

"Agar musibah dapat direspon secara cepat, perlu ada langkah antisipasi antara pemerintah daerah bersama pihak swasta serta masyarakat dengan meningkatkan edukasi, pelatihan serta simulasi terkait cara penanganan terhadap bencana," ujarnya.

Sambungnya, Badan nasional pencarian dan pertolongan sebagai lembaga pemerintah non kementerian mempunyai tugas pokok membantu Presiden di bidang pencarian dan pertolongan pada kecelakaan, dan Basarnas berkewajiban untuk memberi pelayanan secara cepat, tepat, terpadu dan terkoordinasi bersama potensi SAR serta itu perlu didukung dengan tenaga SAR yang profesional berpengetahuan SAR yang mumpuni dan terampil. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar