Sejumlah Mahasiswa Demo ke DPRD Tolak Pembangunan Gedung Dinas Pendidikan Mimika

Bagikan Bagikan
Sejumlah mahasiswa saat aksi demo di DPRD Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Tolak pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Mimika, sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi penolakan di gedung DPRD Mimika, Senin (7/6/2021).

Berikut tuntutan mahasiswa tersebut yaitu DPRD Mimika harus mengidentifikasi siapa yang meloloskan proyek siluman pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan, Mendesak kepada DPRD Mimika untuk membatalkan proyek siluman pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan yang terkesan pemborosan APBD di masa pandemi covid-19, Mendesak DPRD memanggil kepala Dinas Pendidikan agar dapat mempertanggungjawabkan pencairan anggaran tahap pertama proyek pembangunan gedung Dinas Pendidikan, serta Meminta kepada DPRD untuk mendesak Bupati dan Wakil Bupati mencopot atau melengserkan Kepala Dinas Pendidikan.

Adapun pernyataan sikap atas empat tuntutan tersebut yaitu jika tuntutan tidak ditindaklanjuti, maka dipastikan aksi tersebut akan terus berlanjut dengan massa yang masif dan terorganisir sampai tuntutan dijawab. Jika poin tuntutan itu tidak diakomodir dalam waktu 2 x 24 jam maka bisa dipastikan mahasiswa akan memboikot kantor DPRD Mimika. Jika poin tuntutan ketiga tidak diakomodir maka dipastikan akan memboikot gedung Dinas Pendidikan.

Dalam orasi lisan, mahasiswa menilai bahwa jauh lebih baik memperhatikan pendidikan di pegunungan dan pedalaman ketimbang membangun gedung baru yang nilainya sangat fantastis. Pengesahan tersebut dinilai keputusan yang tidak berpihak kepada kemajuan pendidikan, tetapi hanya menginginkan pembangunan gedung yang mewah untuk ditempati oleh pejabat.

Pantauan Salam Papua, selain menyerahkan tuntutan tersebut di atas, melalui selebaran para mahasiswa juga meminta agar membatalkan pembangunan gedung baru Dinas Pendidikan Dasar yang menggunakan APBD dan mempertanyakan siapakah yang meloloskan proyek siluman ini?

Kedatangan mahasiswa diterima oleh  Wakil Ketua I DPRD, Aleks Tsenawatme, Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Feliks Helyanan didampingi oleh beberapa anggota dewan lainnya.

Wakil Ketua I DPRD, Aleks Tsenawatme menjelaskan bahwa aspirasi ini akan diterima dan DPRD akan berupaya agar menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan Dasar.

Aksi ini pun dikawal anggota kepolisian Polres Mimika yang dipimpin Kabag Ops Polres, AKP Alberth Hitipuw. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar