Seorang Ibu di Mimika Melahirkan Bayi Kembar Tiga Secara Normal

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Botalina Gwijangge, ibu berusia 30 tahun melahirkan bayi laki-laki kembar tiga secara normal di RSUD Mimika, pada Rabu (2/6/2021) sekitar Pukul 21.00 WIT dan hingga kini masih dirawat di ruang ICU RSUD Mimika.

Tom Pokniangge, ayah yang berusia 32 tahun dari bayi kembar tiga ini kepada Salam Papua, Sabtu pagi (5/6/2021), menceritakan bahwa hingga saat ini istrinya masih dirawat di ICU namun kondisinya sudah lebih baik.

“Istri saya alami pendarahan menurut dokter karena kekuatan bayi kembar tiga ini saat dilahirkan sehingga ada sobek dirahim, jadi harus dijahit. Kondisi istri saya memang sudah lebih baik tapi belum bisa buang angin dan buang air jadi masih dirawat di ICU,” ujar Tom.

Ia mengatakan, ketiga bayinya lahir dalam keadaan sehat dengan berat 2,6 Kg, kondisi mereka saat ini juga sehat hanya saja sementara ini masih dirawat di inkubator.

“Karena istri saya masih dirawat di ICU jadi anak-anak saya masih dirawat di inkubator,” ujarnya.

Ia menyebutkan dari awal kehamilan istrinya sudah diketahui akan memiliki bayi kembar tiga. Saat bulan pertama kehamilan, ia mengantar istrinya ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat. Dokter sudah menjelaskan bahwa ada tiga janin yang ada dalam rahim istrinya.

Sejak saat itu selama masa kehamilan, setiap dua minggu ia menemani istrinya melakukan pemeriksaan di Klinik Kamoro. 

“Puji Tuhan selama kehamilan istri saya sehat,” tuturnya.

Dia mengaku sangat bahagia karena dengan kehadiran tiga bayi itu kini ia memiliki lima anak.

“Anak pertama saya perempuan, kedua laki-laki sekarang sudah jadi lima karena istri saya melahirkan ketiga ini langsung tiga anak,” ujarnya.

Ia menceritakan saat mengetahui ada tiga janin dalam rahim istrinya, ia mulai bertanya tentang keturunan kembar dalam keluarganya dan keluarga istrinya.

“Di keluarga saya tidak ada keturunan kembar, tapi di keluarga istri saya katanya dari neneknya-neneknya ada yang pernah melahirkan bayi kembar tiga,” ujar dia.

Menurut Tom, saat ini belum ada nama untuk ketiga bayinya. Ia berharap istrinya segera pulih agar mereka bisa kembali ke rumah.

“Nanti sekitar tiga atau empat minggu lagi baru kami bisa kasih nama. Sekarang ini saya  berharap istri saya cepat pulih supaya saya dengan istri dan anak-anak bisa kembali ke rumah,” pungkas Tom yang berdomisili di Kilo 11, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania ini. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar