Tolak Divaksin, Sejumlah Karyawan di Tembagapura Ricuh

Bagikan Bagikan
Iptu Manase Satori (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Lantaran menolak divaksin, sejumlah karyawan di Tembagapura sempat membuat ricuh di sekitaran tenda layanan kesehatan di sport hall Tembagapura.

Hingga saat ini, Salam Papua belum mendapatkan konfirmasi dari manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) terkait  penolakan vaksin tersebut. Namun, Kapolsek Tembagapura, Iptu Manase Sayori mengatakan bahwa berdasarkan koordinasi bersama anggotanya yang  di Tembagapura, aksi tersebut dilakukan lantaran sejumlah karyawan menolak untuk divaksin.

"Saya sudah koordinasi ke anggota saya di Tembagapura, ternyata mereka tidak mau divaksin. Mereka juga menolak dengan harusnya membuat surat hasil Swab Antigen," katanya di kantor Polres Mimika, Selasa (8/6/2021).

Untuk perosalan ini, secara teknis, akan dikoordinasikan bersama manager perusahaan terkait agar  dilakukan sosialisasi kembali. Sebab yang menolak divaksin ini bukan hanya karyawan saja, tetapi juga bersama yang non-karyawan. Menurut dia, vaksinasi itu sebetulnya untuk kebaikan semuanya.

"Bagaimanapun kalau memang tidak mau diswab antigen, berarti harus mau divaksin. Apalagi hal ini berkaitan dengan aturan. Di perusahaan itu ada aturan, Negara ini pun punyai aturan," katanya.

Selain hal itu, ia juga menyampaikan bahwa situasi di Tembagapura mulai dari mile 68 hingga mile 50 masih aman, sehingga semuanya menjalani aktivitas seperti biasa. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar