Wapres Luncurkan Perpres Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme

Bagikan Bagikan

Acara peluncuran Pelaksanaan Peraturan Presiden Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme tahun 2020-2024 di Hotel Shangrila, Jakarta (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Presiden Republik Indonesia, Kyai Haji Ma’ruf Amin meluncurkan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (Ranpe) berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme tahun 2020-2024.

Sesuai press release yang diterima Salam Papua, peluncuran pelaksanaan Ranpe tersebut yang dilakukan hari ini, Rabu (16/6/2021) di Hotel Shangrila Jakarta, bertujuan untuk membumikan dan mengakselerasi Ranpe.

Dalam release tersebut dikatakan, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) telah menyelenggarakan acara peluncuran Ranpe yang merupakan ‘coordinated’ program yang berisi berbagai aksi yang dilaksanakan oleh Kementerian dan Lembaga berkolaborasi dengan masyarakat sipil, dalam upaya mengatasi akar masalah atau faktor-faktor pemicu ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme melalui pendekatan lunak (softapproach).

Kegiatan itu dihadiri oleh sejumlah Menteri dan Kepala Lembaga Negara-Badan baik yang duduk dalam Sekretariat Bersama Ranpe maupun yang terlibat dalam implementasi Ranpe. 

Wakil Presiden Kyai Haji Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan, harapan besar dan dukungan penuh kepada pihak Sekretariat bersama Ranpe untuk dapat bekerja optimal serta secara efektif dan efisien mampu melaksanakan amanat Peraturan Presiden terkait koordinasi, pemantauan, evaluasi dan pelaporan implementasi Ranpe.

Ia berharap dilakukan secara terus menerus monitoring implementasi Ranpe.

“Dalam hal ini, pihak Kantor Sekretariat Wakil Presiden akan memainkan peran penting dalam menjembatani koordinasi di antara para pemangku kepentingan, khususnya kementerian dan lembaga di pusat serta koordinasi antara pusat dan daerah dengan Pemda di semua daerah untuk mengatasi kendala dan menciptakan terobosan guna terimplementasikan dengan baik Peraturan Presiden sampai manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” kata Wapres.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNPT, Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar,SH menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kementerian dan lembaga serta organisasi masyarakat sipil yang telah berkolaborasi dan bersinergi sejak perumusan rancangan Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang Ranpe berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme tahun 2020-2024.

“Sukses dalam perumusan Ranpe tersebut diharapkan terus berlanjut sampai dengan implementasinya sehingga tercipta rasa aman masyarakat terbebas dari setiap bentuk ancaman terorisme,” ujarnya.

Boy Rafly juga mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya dan terimakasih sebesar-besarnya kepada duta-duta besar dan perwakilan kedutaan besar negara-negara sahabat, mitra pembangunan dan organisasi internasional yang telah berkomitmen dalam memperkuat kerjasama untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dalam bidang penanggulangan terorisme.

Dia berharap seluruh aksi yang tertuang dalam Ranpe ini dapat terlaksana dengan baik sehingga tujuan Ranpe tercapai yaitu meningkatnya perlindungan hak atas rasa aman seluruh warga Negara Indonesia dari ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

“Terwujudnya rasa aman pada masyarakat adalah bagian dari pelaksanaan kewajiban negara dalam memelihara stabilitas keamanan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945,” ucapnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar