234 Sapi dan 237 Kambing di Mimika Disiapkan Sebagai Hewan Kurban Saat Idul Adha

Bagikan Bagikan
Beberapa ekor sapi di rumah pemasok hewan kurban di Kelurahan Kamoro Jaya SP 1 Mimika yang akan dikurbankan pada hari raya Idul Adha nanti (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 234 ekor sapi dan 237 ekor kambing dipersiapkan sebagai hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1442 Hijriah/2021 Masehi yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2022 mendatang.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, Yosefin Sampelino kepada Salam Papua di Timika menjelaskan bahwa pihaknya telah nelakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut.

Dikatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan rutin kesehatan hewan kurban tiap tahunnya.

"Ini adalah agenda wajib tiap tahun untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan. Jadi kami bentuk tim untuk memeriksa satu per satu hewan kurban," tuturnya.

Menurutnya, pemilik rumah pemasok hewan kurban di Kelurahan Kamoro Jaya SP 1 Mimika sebelum mendatangkan sapi dari luar Timika, sudah memeriksa kondisi hewan-hewan terlebih dahulu karena tidak mau mengalami kerugian apabila tidak laku terjual.

"Untuk hari ini kami memeriksa di dua tempat yang berbeda. Sementara untuk hari raya kurban, kami juga akan kembali melakukan postmortem yakni pemeriksaan terhadap kondisi daging maupun organ-organ dalam hewan kurban. Apa bersih atau mengandung cacing maupun parasit," paparnya.

Senada dengan itu, Ketua MUI Kabupaten Mimika, Ustad Muhammad Amin mengatakan, tidak bisa dipungkiri jikalau masa pandemi Covid-19 mempengaruhi jumlah hewan kurban umat Muslim di Timika.

"Jikalau dibandingkan, tahun ini tidak sebanyak tahun lalu, karena tahun lalu masih ada sekitar 40 permintaan sapi yang tidak bisa diakomodir karena stok habis. Namun semangat umat Muslim untuk berkurban tetap tinggi," katanya.

Sementara itu H. Limi pemilik UD. Sindu Putra sebagai pemasok hewan kurban mengatakan bahwa pihaknya mendatangkan hewan kurban dari Sorong menggunakan kapal carter dengan biaya Rp 330 juta.

"Hampir semua sapi dan kambing sudah habis dipesan warga Muslim, baik itu dari perusahaan maupun perseorangan. Memang perlu diakui kalau permintaan hewan kurban kali ini tidak setinggi tahun lalu. Sebagai bukti, jika tahun-tahun sebelumnya komunitas penjual gorengan Timika pesan 4-5 sapi, tahun ini cuma 1 ekor saja," tandasnya. (Yosefina)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar